Kabinet Jokowi

AHY Tak Jadi Menteri, Pengamat Politik Nilai Ada Keuntungan Jadi Oposisi: Bagus Buat Dia

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Kamis (2/5/2019). Menurut pengamat politik, AHY yang menjadi oposisi justru akan mendapat keuntungan.

TRIBUNWOW.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Gerindra, Andi Arief menuding Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki dendam pada Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tudingan itu diduga akibat AHY tidak masuk jajaran Kabinet Menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai Andi Arief terlalu jauh jika mengaitkan AHY tidak masuk kabinet lantaran adanya dendam Megawati pada SBY.

Komentar Demokrat soal Tudingan Megawati Dendam pada SBY, Tak Pernah Katakan Ketum PDIP Halangi AHY

"Kalau menurut saya terlalu jauh ya kalau Andi Arief beranggapan (Megawati dendam pada SBY) seperti itu. Apakah ini gara-gara AHY enggak dapat kursi di kabinetnya pak Jokowi?" ujar Hendri dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com.

Hendri lantas menyarankan Demokrat lebih baik secara tegas menjadi oposisi.

"Jadi menurut saya sudahlah, kalau memang Demokrat harus berada di oposisi, ya jadi oposisi lah."

"Kalau memang harus berada di luar kekuasaan dengan memberikan kritikan-kritikan solusif dan membangun kepada pemerintah ya jalani," jelasnya ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (28/10/2019).

Bahkan menurut Hendri, AHY yang menjadi oposisi justru akan mendapat keuntungan.

AHY dinilai dapat menjadi lebih mandiri dengan menjadi oposisi.

"Itu pun akan membesarkan AHY kok, nggak masalah kalau menurut saya. Ambil juga lah sisi positifnya, biar AHY berjuang berpolitik dari awal dari nol. Saya rasa itu akan lebih baik juga dan bagus buat dia," ungkap Hendri.

Wasekjen Demokrat, Andi Arief Tuding Megawati Punya Dendam pada SBY dan AHY, PDIP: Jangan Asal Bunyi

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Demokrat, Syarief Hasan menilai bahwa tudingan Andi Arief hanya opini pribadi.

Syafief Hasan menegaskan bahwa Demokrat tak pernah menuding Megawati menghalangi AHY masuk ke dalam Kabinet Jokowi.

"Itu pribadi lah, Partai Demokrat tidak pernah punya asumsi seperti itu. Secara resmi tidak pernah mengatakan itu (Megawati halangi AHY masuk kabinet)," kata Syarief dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin (27/10/2019).

Lantas, Syarief mengungkap hubungan antara Megawati dan SBY sekarang.

Syarief mengatakan, hubungan antar Ketua Umum partai tersebut baik-baik saja.

"Partai Demokrat melihat hubungannya baik-baik saja. Jadi itu pandangan pribadi," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Halaman
12