Tak hanya menyinggung tentang Prabowo dan Wiranto, Haris Azhar juga menyoroti tentang Menko Polhukam yang baru, Mahfud MD.
Haris Azhar menyatakan, Mahfud MD sering memberikan pernyataan yang dinilainya membela Jokowi.
"Mahfud MD mohon maaf saya mau bilang bahwa dia sering bantu presiden untuk meng-clear-kan wacana soal hukum yang ada di istana," ucap Haris.
Ditunjuk sebagai menteri, Mahfud MD disebut Haris Azhar memiliki beberapa keunggulan.
Satu di antaranya yakni diterima secara baik oleh publik.
"Tapi yang dibeli dari Mahfud MD adalah profilnya, kapasitasnya, teorinya, grand narasinya, logika penuturannya baik, dan dia acceptabilitas di publik baik," ujar Haris.
• Alue Dohong Ditunjuk Jokowi Jadi Menteri Lingkungan Hidup Bantu Siti Nurbaya Bakar, Bahas Ibu Kota
• Tak Lagi Jadi Menteri, Hanif Dhakiri dan Rudiantara Blak-blakan Pernah Kelaparan saat Temani Jokowi
Ia menambahkan, tugas Mahfud MD di pemerintahan yaitu untuk membangun citra yang baik di kalangan masyarakat.
"Jadi menurut saya Pak Mafud tugasnya itu, jadi membangun image," imbuhnya.
Terkait posisi Mahfud MD sebagai Menko Polhukam, Haris Azhar menganggap tak akan ada perbaikan yang akan dilakukan.
"Substansinya tidak ada (perbaikan), ya ke depan mungkin untuk yang aman-aman di sekitarnya pemerintah oke," ucap Haris.
"Tapi kan yang di sekitar pemerintah kan tambah luas kan, setengahnya 02 pindah ke 01 sekarang."
Simak video selengkapnya berikut ini menit 1.45:
Alasan Jokowi Memilih Prabowo Jadi Menteri
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (25/10/2019), Jokowi menyampaikan alasan terkait keputusannya memilih Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.
Jokowi mengaku ingin membbangun demokrasi gotong royong di Indonesia.