TRIBUNWOW.COM - Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi dan Ma'ruf Amin akan terlaksana di Gedung DPR-MPR RI, pada Minggu (20/10/2019).
Untuk presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ini merupakan kali kedua menjadi presiden Indonesia yang ketujuh.
Dahulu Jokowi dilantik pada masa kepemimpinan 2014-2019 bersama dengan wakil presiden Jusuf Kalla.
Melihat dari pelantikan sebelumnya dan saat ini, ada sejumlah perbedaan.
• Tak Mengundurkan Diri, Maruf Amin akan Tetap Berstatus Ketua Umum MUI meski jadi Wapres
Pengamanan Pelantikan
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (19/10/2019), pada pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 ini akan dijaga oleh 30.000 personel yang disiagakan.
Kemanan itu dijagakan di sejumlah wilayah.
Kawasan kompleks Gedung DPR/ MPR dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan TNI mulai dari dekat jembatan stasiun.
Gerbang pejalan kaki dekat kantor Polisi Subsektor Palmerah juga telah terikat dengan rantai perak.
Sedangkan pada Sabtu (19/10/2019) saja bagi yang melintasi gerbang belakang yang terletak di kawasan Jalan Lapangan Tembak, harus melewati pemeriksaan petugas.
Di Gedung Nusantara I, ada mesin X-Ray juga sudah terpasang di dekat pintu masuk gedung.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, nantinya personel akan terbagi dalam ring satu, dua dan tiga, dikutip Tribunnews.com, Sabtu (19/10/2019).
"Ring 1 dilaksanakan dan dibawah tanggung jawab Paspampres, Ring 2 di bawah tanggung jawab TNI, dan Ring 3 adalah di bawah tanggung jawab gabungan antara TNI-Polri dan unsur lainnya," kata Panglima TNI di Lapangan Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).
• Ini Daftar Tokoh Penting dari Negara Lain yang Datang di Pelantikan Jokowi dan Maruf Amin
Sedangkan pada pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2014-2019 sebanyak 24.815 personel disiagakan, dikutip Kompas.com, 20 Oktober 2014.
Jumlah personal yang disiagakan hanya berbeda sedikit dari pelantikan presiden 2019-2024.