TRIBUNWOW.COM - Ahli Filsafat Rocky Gerung menjelaskan dirinya bukanlah seorang buzzer.
Sedangkan, buzzer merupakan bahasa Inggris yang berarti lonceng, bel atau alarm jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
Secara harfiah, buzzer adalah alat yang digunakan untuk mengumumkan sesuatu untuk mengumpulkan seseorang secara masif dengan berbagai motif, mulai dari motif bisnis hingga politik.
• Sebut Buzzer Banyak Dimanfaatkan saat Kampanye, Ngabalin Bantah KSP Gunakan Buzzer saat Pilpres
Rocky Gerung menyampaikan dirinya bukan seorang buzzer saat menjadi bintang tamu di acara Q&A Metro TV pada Minggu (6/10/2019).
Beberapa orang menganggap Rocky Gerung seperti buzzer lantaran sering mengkritisi pemerintah Joko Widodo (Jokowi) secara masif, khusunya di media sosial.
Jurnalis senior Budi Setyarso sebagai penanya, bertanya dengan Rocky Gerung terkait persamaan ahli filsuf itu dengan Denny Siregar.
Sedangkan, selama ini Denny Siregar diketahui merupakan pegiat media sosial yang sering membela pemerintahan Jokowi.
Sehingga, Denny Siregar sering disebut sebagai buzzer istana.
"Jadi apa bedanya Bang Rocky ini dengan buzzer yang selalu dikritik," kata Budi dikutip TribunWow.com dari channel YouTube metrotvnews.
• Terkait Kritikannya pada Jokowi, Rocky Gerung: Saya Enggak Pernah Benci Dia, Itu Kan Urusan Pribadi
Lantas, Andini sebagai pembawa acara meluruskan maksud pertanyaan Budi.
"Apa bedanya Bang Rocky dengan Bang Denny Siregar gitu?," timpal Andini.
Budi menekankan, Rocky Gerung seperti buzzer ketika mengomentari masalah Ratna Sarumpaet beberapa waktu lalu.
Rocky Gerung sempat berkomentar di media sosial terkait masalah Ratna Sarumpaet.
Sebagaimana diketahui, Ratna Sarumpaet sempat membuat hoaks dengan berpura-pura bahwa ia seakan-akan dipukuli.
"Iya dalam hal mengelola informasi kemudian mengomentari secara cepat," tambah Budi.