Kabinet Jokowi

Sebut Menteri Jonan Tak Becus, Faisal Basri: Wakilnya Ini Pembisik Jokowi Bikin Kebijakan Ngaco

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ekonom dan politikus Faisal Batubara atau Faisal Basri dalam 'SAPA INDONESIA MALAM' KOMPASTV, Minggu (6/10/2019), Ia menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan wakilnya Arcandra Tahar tidak becus dalam bekerja.

TRIBUNWOW.COM - Ekonom dan politikus Faisal Batubara atau Faisal Basri menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan tidak becus dalam bekerja.

Bahkan Faisal Basri menyebut wakil Ignasius Jonan, Arcandra Tahar, sebagai orang yang membisiki Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga membuat kebijakan yang tidak benar.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut diungkapkan Faisal Basri dalam tayangan 'SAPA INDONESIA MALAM' unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Minggu (6/10/2019).

Ekonom dan politikus Faisal Batubara atau Faisal Basri dalam 'SAPA INDONESIA MALAM' KOMPASTV, Minggu (6/10/2019), Ia menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan wakilnya Arcandra Tahar tidak becus dalam bekerja. (YouTube KOMPASTV)

 

Faisal Basri Blak-blakan Menteri Jokowi Wajib Diganti: Jonan Terparah, Enggartiasto Biang Keladi

Sekjen Gerindra Benarkan Ada Pembicaraan soal Posisi Menteri dengan Jokowi

Awalnya, pembawa acara Sofie Syarief membacakan tiga kriteria utama yang diajukan Jokowi untuk calon menterinya kelak.

Di antaranya adalah mampu mengeksekusi program, berani mengambil keputusan, dan memiliki integritas.

Dari kriteria tersebut, Faisal Basri menganggap yang paling tidak cocok dan harus segera mundur adalah Ignasius Jonan yang ia lihat dari segi prestasinya.

"Jadi kalau Bung Faisal Basri melihatnya dari seluruh tim perekonomian ini siapa yang sudah memenuhi kriteria ini? Siapa yang tidak dan harus pamitan?" tanya Sofie Syarief.

"Kalau kita lihat dari prestasi, paling parah Menteri ESDM," jawab Faisal Basri.

Faisal Basri menganggap sejak Ignasius Jonan menjabat, iklim investasi Indonesia semakin memburuk dengan praktik korupsi di mana-mana.

Zulkifli Hasan Jadi Calon Ketua MPR, Berikut Karier Politiknya hingga Pernah Jadi Menteri Kehutanan

"Karena semakin lama semakin memburuk, iklim investasi semakin enggak karu-karuan, KKN-nya semakin merajarela," terangnya.

Tak hanya itu, proses tender proyek pemerintah semakin tidak terbuka dan semakin tidak jelas.

Bagi Faisal Basri, dengan kinerja Ignasius Jonan yang demikian, maka ia harus segera mengakhiri jabatan menterinya.

Tak hanya itu, wakil Ignasius Jonan, Arcandra Tahar juga disebut tidak becus dan membuat Jokowi menciptakan kebijakan yang tidak benar.

"Anda mau bilang Pak Ignasius Jonan harus pamitan?" tanya Sofie Syarief.

"Wajib diganti, bersama-sama dengan wakilnya. Nah wakilnya ini pembisik Pak Jokowi yang ngaco, yang membuat kebijakan-kebijakan jadi kacau," jawab Faisal Basri.

Yasonna Laoly Tinggalkan Bangku Menteri dan Siap Dilantik jadi Anggota DPR, Ini Rekam Jejaknya

Halaman
123