Viral Video di Tuban

Periksa Pelajar yang Terlibat Video Mesum di Tuban, Polisi Duga Ada Paksaan Lakukan Adegan Asusila

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi video asusila tersebar di media sosial di Tuban.

TRIBUNWOW.COM - Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono menyatakan siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memerankan adegan mesum di sebuah kamar indekos diduga mendapat pemaksaan dari sang pemeran pria.

Dikutip TribunWow.com dari SURYA.co.id, Jumat (4/10/2019), Nanang menyatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 7 pelajar yang terlibat dalam video mesum yang beredar di media sosial itu. 

Ia mengatakan, dari 7 pelajar tersebut, dua di antaranya merupakan siswa dan siswi dari SMK swasta di Tuban, Jawa Timur.

Sedangkan 5 pelajar lainnya terdiri atas satu siswa dan empat siswi SMK Negeri di Tuban.

Nanang mengungkapkan, pemeran adegan panas dalam video itu terdiri atas satu siswa SMK swasta dan satu siswi SMK Negeri di Tuban.

Sementara itu,  lima pelajar lainnya hanya menonton adegan panas yang dilakukan oleh rekannya di dalam kamar. 

Polisi Periksa 7 Pelajar Terlibat Video Mesum di Tuban, Kapolres Sebut Adegan Dilakukan di Indekos

Viral Video Adegan Panas Pelajar SMK di Tuban, Pihak Sekolah Benarkan Pemeran Wanita Siswanya

Tujuh pelajar itu kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tuban.

Para pelajar itu juga menjalani visum di rumah sakit setempat.

"Semuanya diperiksa, akan kita kembangkan mengenai proses hukumnya, karena semuanya di bawah umur," ucap Nanang, Jumat (4/10/2019).

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh pelajar itu, pihak kepolisian disebut Nanang menduga ada unsur paksaan yang dialami pemeran wanita. 

Nanang menyebut pemeran wanita diduga dipaksa oleh sang pemeran pria untuk melakukan adegan panas itu.

"Dari hasil penyelidikan ada dugaan pemaksaan dalam video itu yang dilakukan cowok ke cewek," imbuh Nanang.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (4/10/2019), Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono para pelajar mengaku melakukan tindakan asusila dan merekam videonya di sebuah indekos oknum siswi yang beralamat di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban Kota, Tuban.

"Benar TKP-nya (Tempat Kejadian Perkara) di Tuban, tepatnya di kos-kosan di Latsari atas nama (milik) Bapak A," kata Nanang, Jumat (4/10/2019).

Nanang menjelaskan, indekos itu dihuni oleh siswi berinisial C.

Halaman
12