Bencana Kabut Asap Karhutla

Soal Karhutla, Gubernur Kalbar Sesalkan Jawaban Sejumlah Bupati: Setelah Dicek, Apinya Semakin Besar

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan arahannya saat membuka Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XXIII provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 di kantor BPSDM provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (12/3/2019). Diklat Kepemimpinan ini diikuti 40 peserta dan berlangsung sejak 12 Maret sampai 5 Juli 2019.

Selain itu yang harus menjadi perhatian pusat terutama masalah pertambangan.

"Saya ingatkan dari sekarang 262 izin usaha pertambangan dan yang melakukan reklamasi hanya 2 saja. Kalau cekungan sudah 2 sampai 3 meter dalam area luas tunggu waktu saja pasti banjir, seperti satu lokasi di Ketapang yang sering terjadi banjir," ujarnya.

Di ILC, Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau Bongkar Kalimat Jokowi saat Melihat Api Karhutla

Dirinya mengatakan di seluruh Kalbar Pemprov sudah menyiapkan 600 rumah oksigen yang telah disiapkan untuk masyarakat

Sejauh ini laporan terkait rumah sekolah yang terbakar akibat Karhutla ada 2 sekolahan.

Sejauh ini Pemprov belum mempersiapkan area pengungsian bagi masyarakat. Karena kejadian ini tidak seberat pada 2015 lalu yang bandara internasional supadio sampai ditutup total.

"Mudahan ini selesai terkahir kita sibuk dengan hal kayak gini. Kalau sudah asap gini menyelesaikannya hanya bisa menunggu hujan turun," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Empat Bupati Dilarang Keluar Kalbar karena Karhutla, Sutarmidji: Hari ini Kayong Utara Kelabakan!