TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar memberikan tanggapan pada sosok Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Firli Bahuri dipilih oleh Komisi III DPR menjadi Ketua KPK periode 2019-2023.
Apalagi beredar informasi, beberapa tudingan yang menyebutkan Firli Bahuri melakukan pelanggaran berat.
Beberapa di antaranya pernah bertemu mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) pada 12 dan 13 Mei 2019 lalu.
Padahal, saat itu KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi kepemilikan saham PT Newmont yang melibatkan Pemerintah Provinsi NTB.
• Pendapat Jusuf Kalla soal Terpilihnya Ketua KPK Firli Bahuri yang Sempat Dapat Banyak Penolakan
Kedua, Firli melanggar etik saat menjemput langsung seorang saksi yang hendak diperiksa di lobi KPK Pada 8 Agustus 2018.
Ketiga, Firli pernah bertemu petinggi partai politik di sebuah hotel di Jakarta pada 1 November 2018.
Antasari Azhar memaparkan, soal isu yang menerpa Ketua KPK terpilih Firli Bahuri tersebut, jika dia belum melihat fakta yuridis atau ada keputusan hukum.
"Kalau hanya katanya-katanya tidak bisa, harus jelas!," papar Antasari Azhar usai acara Deklarasi Nasional Garda Aksi Indonesia di rumah dinas Wali Kota Solo, Lodji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Sabtu (14/9/2019).
• Irjen Firli Bahuri Jadi Ketua KPK dan Saut Situmorang Mundur, Jokowi-JK: Itu Hak Pribadi
Lebih lanjut Antasari Azhar pun menceritakan, saat awal dirinya menjabat sebagai Ketua KPK era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga pernah diragukan.
Namun, akhirnya dia juga bisa memimpin sampai masa jabatannya pada 2009, meskipun kemudian terjegal karena kasus Nasrudin Zulkarnaen.
"Nantikan kita bisa lihat kinerja dan seperti apa kepemimpinannya," terang Antasari.
• Kronologi Demo di KPK Ricuh, dari Dukung Irjen Firli, hingga Bakar Karangan Bunga Pendukung KPK
Menurut Antasari yang terpenting adalah jangan seperti pimpinan KPK saat ini yang mundur dan menyerahkan persoalan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Tanggapan saya, dulu awalnya saya juga diragukan sama kan seperti Pak Firli," kata dia.
"Nanti kita bisa lihat kepemimpinannya seperti apa," akunya menegaskan.
Soroti Pimpinan KPK yang Mundur