TRIBUNWOW.COM - Grant MacDonald menjadi pengusaha sukses setelah mendapatkan pesanan dari sebuah negara di Timur Tengah.
Diketahui, Grant merupakan pengrajin perak dari London yang menerima pesanan luar biasa.
Bahkan, dari pesanan tersebut, Grant bisa mengubah usahanya.
"Perasaan yang menakjubkan…hanya dengan menceritakannya ke Anda sekarang memberikan saya perasaan pencapaian dahsyat, sebagaimana yang saya rasakan pada hari itu di awal 1980-an," kata pria berusia 71 tahun itu.
Grant pertama kali mendirikan usaha kerajinan perak pada 1960-an. Namun, kelesuan ekonomi Inggris pada akhir 1970-an membuatnya semakin giat mencari pesanan dari luar negeri.
• Kisah Nuryanti, Ibu Asal Bandung yang Jadi Sopir Angkot sejak 2006, saat Kerja Selalu Bawa Bayinya
Pada 1979, dia mulai mendapat pesanan kecil dari sebuah negara di Teluk, yang karena alasan kerahasiaan tidak dia sebutkan secara gamblang.
Beberapa tahun kemudian, dalam salah satu kunjungan rutinnya ke negara itu, Grant ditanya apakah dirinya ingin melihat suvenir terbaik yang diberikan keluarga kerajaan kepada setiap tamu terhormat.
Grant menjawab, "Ya".
Selagi mengamati benda berwujud sebilah pedang itu, dia tidak terkesan dengan hasil karya tersebut.
Grant kemudian mengklaim bahwa dirinya mampu menghasilkan kerajinan yang lebih baik.
Saat kembali ke hotel, Grant menggambar rancangannya pada sehelai kertas. Pihak kerajaan lantas memesan sebilah pedang sebagai contoh kepada Grant.
• Misteri Angka 6174 yang buat Ahli Matematika Tercengang selama Lebih dari 70 Tahun
Masalahnya terletak pada harga bahan baku kerajinan tersebut. Sedemikian mahalnya biaya yang ditanggung Grant untuk membuat contoh pedang, dia akan bangkrut jika barang itu sudah jadi namun ditolak.
Tak gentar, Grant mempertaruhkan segalanya dan membeli semua emas, permata, dan batu rubi yang dia perlukan guna membuat pedang itu bersama timnya.
Grant dapat bernapas lega setelah keluarga kerajaan menyukai pedang seharga £50.000 pound itu (£190.000 atau Rp3,2 miliar jika dibandingkan dengan nilai uang saat ini).
Begitu sukanya keluarga kerajaan, mereka memesan 15 pedang serupa.