TRIBUNWOW.COM - Setelah berselisih dengan presenter Nikita Mirzani beberapa saat lalu, pengacara Elza Syarief membeberkan sejumlah fakta saat dirinya menjadi bintang tamu dalam acara 'Hotman Paris Show'.
Mulai dari Elza Syarief yang menduga bahwa dirinya dijebak oleh pihak penyelenggara acara, hingga sikap Hotman Paris selama acara berlangsung.
Namun kini Elza Syarief menyoroti hal lainnya yang terjadi saat dirinya menjadi bintang tamu acara tersebut bersama Nikita Mirzani.
Hal itu yakni terkait kursi yang saat itu didudukinya.
Pernyataannya terkait kursi yang ia duduki itu diungkapkan Elza Syarief, seperi dikutip TribunWow.com dari tayangan Brownis yang diunggah melalui kanal YouTube Trans TV Official, Selasa (10/9/2019).
• Disomasi Nikita Mirzani terkait Cepu, Elza Syarief: Harusnya Dia Thank You pada Saya
Awalnya, Elza Syarief ditunjukkan cuplikan wawancara Nikita Mirzani setelah mendatangi kantor Mabes Polri beberapa saat lalu.
"Enggak dong, kan gue tidak berkata kotor."
"Tidak ada berkata kotor, tidak ada menghina, cuma bernada tinggi, jadi enggak ada masalah," sebut Nikita Mirzani dalam cuplikan wawancara tersebut.
Menanggapi ucapan Nikita Mirzani tersebut, Elza Syarief menyebut bahwa dirinya menduga perdebatannya dengan Nikita Mirzani sudah diatur sedemikian rupa.
"Saya bilang itu sudah diatur, ini ada perdebatan," ucap Elza Syarief.
• Ucapannya Berbahaya, Elza Syarief Diberi Kesempatan Pihak Nikita Mirzani, Waktunya Hanya 3 Hari
Pasalnya apa yang diucapkan Nikita Mirzani saat itu dirasa Elza Syarief selaku seorang wanita, merupakan perkataan yang cukup kasar.
"Saya enggak ngerti, mungkin ibu-ibu ngerti ya, kalau kita lagi dilabrak luar biasanya, kata-kata 'Saya tidak menghina', kalau dibilang 'Lo punya otak ke mana, lo sakit ya otak lo tuh, sakit'."
"Apa itu bukan menghina? Itu menghina bukan, kalau dibilang otak kita sakit?," ungkapnya.
• Disebut Cepu oleh Elza Syarief, Nikita Mirzani Justru Akui Tak Tahu Makna Istilah Tersebut
Selain ucapan yang kasar, Elza Syarief juga merasa terancam lantaran Nikita Mirzani mencoba menunjukkan tindakan kekerasan.
"Dia bilang, saya sampai dimaki-maki, mau dilempar handphone, dilempar kacamata, kan bahaya."