TRIBUNWOW.COM - Ustaz Abdul Somad atau kerap disapa UAS berceramah di dua tempat di Kabupaten Bangka Tengah, Selasa-Rabu (3-4/9/2019).
Meski kedatangan ustaz kondang itu disambut secara tertutup, namun tak mengurangi antusias jamaah menghadiri tausiyah UAS di Masjid Ar Raihan Koba dan Masjid Jami'atul, Khoir, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah.
Ribuan orang datang dari berbagai daerah di Pulau Bangka saat UAS memberikan ceramah di Masjid Ar Raihan Koba, Selasa selepas shalat Isya.
• Cuitan dan Ucapan Para Tokoh di Hari Raya Idul Adha, Jokowi hingga Ustaz Abdul Somad
UAS datang sekitar pukul 17.00 WIB dan menunaikan shalat Maghrib dan Isya berjamaah di masjid yang berdekatan dengan kompleks perkantoran itu.
Ketika UAS berceramah, seperti biasa jamaah berjubel dan ramai-ramai merekam menggunakan ponsel.
Bahkan tak sedikit yang menyiarkan secara langsung melalui media sosial.
Antusias jamaah ini tak kalah serunya ketika UAS datang pertama kali ke Bangka pada Desember 2017 lalu.
Seperti ceramah-ceramah UAS sebelumnya, panitia memberikan kesempatan jamaah untuk bertanya banyak hal, tidak terbatas pada materi tertentu.
Kemudian, ada jamaah yang bertanya cukup menggelitik dan menohok.
Seorang jemaah yang tidak diketahui identitas bertanya melalui secarik kertas yang diberikan kepada UAS.
Pertanyaannya adalah, "Tahun ini saya menang dan terpilih menjadi anggota dewan, namun saya menyerang warga dengan uang (money politic), apakah hasilnya yang saya dapat haram ustaz?"
Sontak pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh UAS bahwa Nabi Muhammad SAW melaknat orang yang melakukan penyogokan dan orang yang menerima sogokan.
"Money politic atau politik uang haram," tegasnya saat mengisi Tabligh Akbar di Masjid Agung Ar-Raihan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa, (3/9/2019).
Pernah suatu waktu cerita UAS, Nabi melihat pedagang anggur, kurma dan gandum yang bagian luarnya kering namun bagian dalamnya basah.
Sehingga Nabi memasukan tangannya ke dalam dan merasakan basah pada bagian dalam dan bertanya kepada penjual mengapa menjualnya?