Cerita Selebriti

Ria Ricis Ungkap Depresi karena Dibully Warganet setelah Video Pamit-Kembali di YouTube

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ria Ricis berpamitan dengan para pengemarnya. Ia mengatakan ingin berhenti dari dunia YouTube.

TRIBUNWOW.COM -  YouTuber Ria Ricis menceritakan tentang pengalaman buruknya saat di-bully warganet karena mengunggah video berpamitan di akun YouTube-nya.

Pasalnya, setelah berpamitan, Ria Ricis membagikan video kembali aktif ke dunia YouTube dua hari kemudian.

Ria Ricis mengaku syok dan depresi setelah melihat banyaknya komentar negatif mengenai dirinya setelah video kembalinya itu dibagikan.

Deretan Ucapan Artis untuk Pernikahan Roger Danuarta & Cut Meyriska, Ria Ricis hingga Ifan Seventeen

"Ketika dibully pasti depresi. Yang pertama pasti merasa bersalah, efeknya ke psikologis," ucap Ria Ricis seperti dikutip dari Warta Kota di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).

 

Terkait video 'Saya Kembali' itu, warganet yang telah melihat konten tersebut ramai-ramai menyebut Ria Ricis hanya mencari sensasi terkait video pamitnya tersebut.

Ia mengatakan, bullying itu sempat mengganggu ketenangan dan membuatnya terpuruk.

"Yang (video) saya pamit itu efeknya luar biasa sekali. Pokoknya jatuh sejatuhnya lah," ujar Ria Ricis.

"Makanya, aku berpikir, efek bully itu luar biasa banget. Makanya di luar kan ada yang sampai bunuh diri segala macam," katanya lagi.

Meski begitu, Ria Ricis mencoba membesarkan hatinya dan bangkit kembali.

"Tapi kemarin efek di-bully itu, Tuhan malah ngasih lebih buat aku," ujarnya.

Dalih Mau Bayar Utang Rp 30 Juta, Pria Ini Justru Perkosa Rekannya hingga Dicakar sang Istri

Lantas, dia berpesan kepada Netizen agar tidak mudah untuk membully atau menghakimi orang lain.

"Yang paling penting kita jangan berada di posisi yang jadi pembully. Jangan pikir membully orang itu keren. Jangan menghakimi orang lain," kata Ria Ricis.

Terkait video pamit sebagai youtuber itu, membuat Ria Ricis kapok.

Alasannya, dia menjadi warganet menganggapnya mencari sensasi demi mendapatkan keuntungan.

Dia tak menyangka bahwa tanggapan sejumlah warganet begitu negatif terhadapnya.

Halaman
12