Viral Medsos

Viral Video Murid SD Dipukul dan Ditendang Temannya, Kemendikbud: Kasus Ini dalam Pantauan

Penulis: Rusintha Mahayu
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral Video Murid SD Dipukul dan Ditendang Temannya, menjadi viral di media sosial Twitter.

TRIBUNWOW.COM - Sebuah video perlihatkan seorang murid SD dipukuli dan ditendang oleh temannya, beredar di media sosial.

Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun Twitter @hendralm, pada Selasa (27/8/2019), kemudian menjadi viral.

Video berdurasi 0:45 detik itu telah ditonton 1 juta kali, di-retweet lebih dari 14,7 ribu, dan disukai lebih dari 13,7 ribu like oleh warganet.

Bukan Rusmini, Ibu yang Viral karena Kepalanya Diinjak oleh Anaknya Bernama Djaiti, Ini Faktanya

Dalam video unggahan tersebut, terlihat segerombolan anak-anak Sekolah Dasar (SD) sedang menganiaya dan menendang temannya.

Tampak seorang anak duduk di tanah dalam keadaan menangis.

Kemudian terlihat beberapa temannya sedang memukulnya berulang kali.

Sambil terus menangis, anak SD yang malang itu juga mendapat tendangan dari teman lainnya.

Tak hanya sekali, anak malang itu mendapatkan pukulan dan tendangan berulang-ulang kali.

Lebih parahnya lagi, teman yang lain hanya merekam kejadian tersebut tanpa menolong anak malang itu.

Terdengar juga dari si perekam yang menyebutkan sejumlah kalimat dalam bahasa daerah.

Viral Ridwan Saidi Sebut Kerajaan Sriwijaya Fiktif, Berikut Fakta dan Bantahan dari Ahli

 

"Jujur aja pas SD pernah diginiin tapi ga sebarbar ini, temenku pernah diginiin juga sampai nangis nangis disiksa terus pas di lapangan olahraga.

Ga bilang mama papa, bukan karena mereka ga peduli tapi takut kalo bilang nanti mama papa ke sekolah dan orang anggapnya aku aduan.

Ya namanya masih anak-anak, padahal seharusnya bilang. Biar anak anak tukang nyiksa ini bisa dididik lebih sama orangtuanya dan guru di sekolah lebih aware sama murid-muridnya.

Terus orangtua mesti aktif ngobrol sama anaknya, tanya gimana sekolahnya. Jangan karena si anak ga ngadu apa apa jadi anggep si anak baik baik aja di sekolahnya.

Jadi inget mang gojek yang cerita tentang parenting waktu itu,

Halaman
123