Seleksi Pimpinan KPK

Ini Reaksi Penasihat KPK yang Disindir Masinton Pasaribu di Mata Najwa: Anda Bisa Tidak Dipakai Lagi

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penasihat Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), M Tsani Annafari disinggung oleh Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu bahwa ada kemungkinan tak menjabat di KPK lagi.

"Yang kedua, saya tidak pernah mengkritik pansel, silakan dicek," paparnya.

Najwa Shihab lantas mempertanyakan maksud ucapan Tsani yang akan mundur dari kursi penasihat KPK.

"Anda mengatakan akan mundur kalau pemimpin yang dipilih bermasalah?," tanya Najwa Shihab.

"Saya ingin menyampaikan, saya dipilih Pak Busyro sebagai ketua penasihat, kalau saya tiba-tiba ngeloyor tanpa menyampaikan ke publik bahwa saya akan mundur, itu aib buat saya," jelas Tsani.

"Jadi, saya sampaikan tak dulu ke publik, tapi ke pimpinan pasel, dan pimpinan KPK. Bahwa kalau orang bermasalah masuk ke KPK, saya tidak akan bekerja dengan baik," ungkapnya.

Kritisi Capim Kontroversial, Koalisi Kawal Pimpinan KPK: Orang-orang Gagal Itu Mau Dimasukkan KPK

Ia menjelaskan, bahwa siapapun yang menjadi pimpinan KPK, akan menentukan internal yang di bawahnya.

Sehingga menurutnya, wajar jika pihaknya turut menyatakan pendapat.

"Saya sampaikan, yang terdampak langsung oleh pimpinan KPK, itu orang yang di dalam KPK. Nasib kita yang menentukan pimpinan KPK, sehingga kita punya hak untuk menyampaikan, bahwa kami butuh pimpinan yang kredibel," ungkapnya.

Ia lalu menyinggung ada ratusan pegawai KPK yang memberikan mosi tidak percaya kepada satu orang capim KPK.

"Contoh ya kalau orang yang misalnya sudah dapat mosi tidak percaya dari 113 pegawai, dan 500 yang masih menunggu tanda tangan, kemudian masuk, apakah kita akan nunggu 1.500 pegawai mosi tidak percaya misalnya?," sebutnya.

Lihat videonya dari menit ke 6.00:

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

WOW TODAY