"Bahwa radikalisme itu identik dengan kalimat tauhid, siapapun yang bisa menunjukkan itu akan saya bayar setiap orang yang menemukan itu, Rp 10 juta," jelas Mahfud MD.
Mahfud MD bahkan tidak takut akan memberikan 10 juta pada 1000 orang, jika dirinya benar-benar pernah mengeluarkan statement bendera tauhid berkaitan dengan radikalisme.
"Kalau ada 1.000 orang, masing-masing Rp 10 juta," tegasnya.
Lihat videonya mulai 1:20:
Kronologi Mahfud MD dituding mengaitkan Kalimat Tauhid dengan gerakan radikalisme:
Mahfud MD bercerita, awalnya dia baru datang dari Rusia.
Kemudian ia bertemu dengan sejumlah wartawan di kantornya di Jogja.
"Saya pulang dari Rusia, sesudah itu saya ke Denpasar, begitu saya di kantor di Jogja, ada empat wartawan atau lima, paling tidak empat wartawan."
"Ada wartawan Kumparan, Kedaulatan Rakyat, Tribun Jogja, Radar Jogja," kata Mahfud MD.
Mahfud MD lantas dimintai tanggapan soal viral pemuda keturunan Prancis-Indonesia, Enzo Allie yang bisa masuk Akademi Militer TNI.
• Bisakah Ahok Jadi Menteri pada Kabinet 2019-2024? Begini Penjelasan Mahfud MD
Sedangkan di media sosial beberapa pihak menuding Enzo Allie merupakan seorang radikal.
"Pak gimana tentang Enzo Allie itu," ujar Mahfud MD menirukan pertanyaan wartawan kala itu.
"Loh kenapa, saya baru pulang dari Moscow dan baru Denpasar, tidak mendengar berita-berita apa."
Namun kala itu, Mahfud MD menjelaskan wartawan hanya bertanya padanya soal Enzo Allie yang dikaitkan dengan radikalisme.
Sedangkan, wartawan tidak menjelaskan bendera Tauhid yang dikibarkan Enzo Allie hingga viral di sosial media.