Terkini Daerah

Kronologi Driver Ojek Online Jadi Korban Pembegalan Penumpangnya, Dibacok lalu Motor Dibawa Kabur

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ojek online menggunakan GPS pada ponsel saat berkendara mengantar dan menjemput penumpang.

TRIBUNWOW.COM - Seorang pengemudi ojek online, Bunyamin warga Jalan Purwosari Gang Sederhana, Kota Medan menjadi korban pembegalan oleh penumpangnya sendiri.

Pria yang bekerja sehari-hari sebagai pengemudi ojek online ini diduga dibacok dan dipukul dengan benda mirip borgol oleh penumpangnya sendiri.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh korban kepada Tribun Medan saat disambangi di rumah sakit tempat tempatnya dirawat.

Saling Buat Sayembara, Ini Video Hotman Paris Beri Lamborghini dan Farhat Abbas Beri Rp 100 Miliar

Ia menuturkan bahwa dirinya saat itu dapat penumpang di Jalan Bilal lalu menuju ke Jalan Rumah Potong Hewan," ucapnya dengan serak.

Pria berkulit kuning langsat tersebut terlihat hanya mampu berbaring lemas di di atas tempat tidur rumah sakit.

Bunyamin menjelaskan kejadian tersebut, dirinya mengalami luka di bagian mata sebelah kiri serta kepala bagian belakang bocor akibat dihantam benda yang diduga borgol.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Industri Medan (KIM) 2 Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 22.00 WIB lalu.

Puan Maharani Beberkan Alasan PDIP Percepat Kongres V di Bali, Singgung soal Program Pemerintah

"Saat itu dapat orderan dari seorang pria yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun, dari Jalan Bilal menuju Jalan Rumah Potong Hewan, Kecamatan Medan Deli. Namun, pelaku tersebut mengarahkan saya untuk mencari jalan pintas dengan alasan agar cepat sampai tujuan. Ya saya tidak ada curiga. Ia langsung mengiring ke tempat yang sunyi," ujarnya.

Setelah mengikuti kemauan pelaku, sambungnya, dibawaknya belok-belok ke jalan gelap.

"Jadi pas udah sampai di KIM 2, langsung di hantamnya kepala saya pake borgol. Karena mendapat hantaman, saya langsung terjatuh bersama pelaku. Saya sempat mencoba melawan pelaku, namun si pelaku langsung membacok kepala bagian belakang saya dengan senjata tajam hingga tersungkur," katanya.

Usai melakukan aksi, lebih lanjut dijelaskan korban, kemudian pelaku langsung membawa kabur sepeda motor Honda Beat, Handphone dan dompet.

"Pasca kejadian, saya langsung mencari bantuan dari warga setempat. Ada warga yang melintas, itulah saya minta tolong untuk diantarkan pulang," ungkapnya.

Serikat Pekerja Bongkar Bobroknya PLN: Direksi kalau Ngelawan Pemerintah, Dicopot Jabatannya

Kemudian pada Senin (5/8/2019), sebelum korban dibawa ke RSU Imelda untuk mendapatkan perawatan, terlebih dahulu korban membuat laporan ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Labuhan.

Ia berharap, pihak kepolisian segera menangkap pelaku tersebut.

Pantauan Tribun Medan di ruangan tempat Bunyamin dirawat, ia yang menggunakan baju kemeja kotak-kotak berwarna cokelat muda masih dalam keadaan di impus.

Halaman
12