Pelaku diduga meyakini NA melakukan perselingkuhan dengan korban pria, MR selagi Lukman pulang kampung.
Menurut penuturan Ketua RT 26 RW 6 Dusun Balongpoh Desa Kedung Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Pawi dari keterangan warga sekitar, pelaku pernah memberi peringatan kepada korban sebelumnya.
Pelaku meminta korban agar tidak berselingkuh saat suaminya pergi untuk pulang kampung.
"Namun sepertinya tidak diindahkan oleh korban," ungkap Pawi.
• Kondisi Terkini Pasangan Bersimbah Darah di Sidoarjo, Dijaga oleh 4 Petugas Kepolisian Sekaligus
Setelah ditinggal sendiri, pelaku melihat korban NA berduaan dengan pria MR di kamarnya.
NA yang berada di rumah diduga melakukan perselingkuhan.
Pelaku pun membacok kedua korban dan kabur meninggalkan keduanya dalam kondisi berlumur darah.
Kronologi Penemuan NA dan MR yang Bersimbah Darah
Korban mulanya ditemukan olah pembantunya sendiri.
Diketahui saat itu pembantu dan kedua anak korban tengah meninggalkan rumah untuk membeli es teh pada pukul 13.30 WIB.
Diketahui korban NA memiliki dua orang anak berusia 7 tahun dan anak lainnya masih kecil.
Khairunnisa menuturkan saat itu ia yang bertemu dengan pembantu dan anak korban sempat menanyakan alasan NA tidak ikut mampir di warungnya.
Dijawab oleh sang pembantu bahwa NA sedang tidur di rumah.
"Setelah itu kedua anak korban dan pembantunya berpamitan langsung kembali pulang ke rumah. Sempat saya tanya kok enggak mampir kesini Mbak Eni," ujar Khairunnisa, Selasa (30/7/2019).
"Dan sama pembantunya dijawab kalau masih tidur tapi kita sebagai tetangganya wajar karena memang Mbak Eni kerja jualan ikan pindang di pasar, berangkat pukul 01.30 WIB dan pulang jam 06.00 WIB."
• Detik-detik Video Evakuasi Pasangan Bersimbah Darah di Sidoarjo, Pembantu Histeris Teriak ke Warga