Terkini Daerah

Remaja 14 Tahun di Langkat Rela Jual Diri demi Bisa Sekolah, Disuruh Ibu hingga Diselamatkan Polisi

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Remaja 14 Tahun di Langkat Rela Jual Diri demi Bisa Sekolah, Disuruh Ibu hingga Diselamatkan Polisi

TRIBUNWOW.COM - Seorang remaja berinisial DPS (14) rela jual diri demi bisa sekolah.

Mirisnya, tindakan DPS ternyata bermula dari suruhan sang ibu.

Beruntung, DPS yang tinggal dengan kakeknya yang sebatangkara dan bekerja serabutan di Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara bisa diselamatkan polisi, Rabu (24/7/2019).

Diketahui, DPS dan adiknya, PA (9) ditinggal ibunya yang tidak diketahui ke mana perginya.

Sementara sang ayah diduga menderita gangguan jiwa dan memilih menggelandang di jalanan.

FAKTA Truk Kontainer Tabrak Puskesmas Mojosongo, Bukan Kecelakaan Pertama hingga Korban Tewas

DPS, PA, dan sang kakek hidup miskin dan serba kekurangan.

Makan cukup gizi dan hidup layak hanya mimpi, apalagi sekolah.

"ASI saja tak mereka rasakan, apalagi susu kaleng. Pas mau dibawa kemarin, cuma baju di badanlah yang dipunyai PA," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu M Syarif Ginting lewat sambungan telepon kepada Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu M Syarif Ginting ((Handout))

Sebelum mengenal PA, Syarif lebih dulu mengenal DPS.

Bermula dari pengungkapan kasus perdagangan orang yang melibatkan DPS dan tantenya sendiri.

DPS ingin betul bersekolah, harusnya tahun ini dia berseragam putih biru.

Viral Bayi Perempuan Lahir Berkepala 3, sang Ibu Mengaku Sangat Kesakitan sebelum Melahirkan

Keinginannya itu pernah ia sampaikan saat bertemu ibunya, namun bukan jawaban bijak yang didapatnya, si ibu malah menyuruhnya menjual diri.

"Tak perlu sekolah, tak ada uang. Kalau tetap mau sekolah, jual aja dirimu," ujar Syarif menirukan ucapan ibu DPS.

Kemiskinan yang merajalela dan niat kuat untuk merasakan bangku sekolah mengantar langkah DPS menemui tantenya SZ (23) di Kota Binjai.

SZ adalah seorang mantan "orang nakal" yang ternyata tega menjual keperawanan keponakannya sendiri.

Halaman
123