Lalu Fajri juga mengatakan, perawat sempat bertingkah aneh saat ditanya mengenai urutan obat yang harus diminum.
Perawat disebut tidak memberikan jawaban, namun mengambil kembali obat milik Fajri.
"Akhirnya teman saya (Kurniwati) bilang ke itu perawat kalau tidak ada haknya untuk mengambil itu obat. Setelah itu baru saya mengamuk diruang perawat," jelas Fajri.
Terkait kabar tersebut, Humas RSI Faisal Makassar, Andi Aan Hastaman membantah pernyataan pasiennya itu.
"Terkait keterangannya (Fajri) soal perawat kurang beretika dan paksa untuk rontgen, serta bayar kartu jaga itu tidak benar," ucap Andi Aan, Rabu (17/7/2019) sore.
Andi menyebut, bahwa apa yang dilakukan pekerja di RSI Faisal sudah sesuai dengan SOP yang ada.
"Apa yang dilakukan perawat kami, sesuai dengan SOP, jadi yang dikatakan pasien itu tidak benar," ucap Andi Aan.
Bahkan Andi mengatakan, apa yang disebut Fajri mengenai pelayanan yang buruk dari para perawat adalah hal yang salah.
Setelah kejadian pulangnya Fajri dengan tiba-tiba, Andi Aan langsung melakukan pengecekan pada para perawat.
• TERUNGKAP Motif Ayah Tega Aniaya Anak Balitanya dengan Bakar Wajah hingga Korban Alami Patah Tulang
"Kami saat tadi langsung kroscek ke ruang perawatan yang dimaksud. Setelah dicek, tidak ada perawat yang melakukan tindakan di luar dari pada SOP di sini," jelas Andi Aan.
Tidak hanya melakukan pengecekan pada ruang perawatan, Andi Aan juga mengaku sudah melakukan koordinasi pada kepala perawat dan kepala bidang.
"Tadi saya sudah rapatkan dengan kepala perawatan juga kepala bidang, bicarakan hal tersebut, termasuk perawat yang jaga tadi malam, semua tidak benar," ucap Andi Aan.
Pada Andi Aan, para perawat jaga mengaku tidak mengetahui penyebab Fajri yang tiba-tiba mengamuk, di depan ruang perawat.
"Yang bersangkutan datang mengamuk tidak jelas sebabnya apa. Sudah diedukasi oleh dokter dan perawat tapi dia tetap saja mengamuk di depan perawatan," jelas Andi Aan.
(TribunWow.com/Ami)
WOW TODAY: