"Hati-hati terhadap ini," ujar Jokowi.
"Artinya neraca perdagangan kita Januari-Mei ada defisit USD 2,14 miliar."
"Hati-hati di Migas dengan pak menteri yang berkaitan dengan ini, bu menteri BUMN yang berkaitan dengan ini, karena ring-nya paling banyak di situ," tegasnya.
Simak videonya di sini.
Sementara dikutip dari Kompas.com, Jokowi menunjukkan data yang dirilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) di hadapan seluruh seluruh menteri dan seluruh kepala lembaga.
Dijelaskan oleh Jokowi, bahwa sebenarnya peluang ekspor migas masih sangat besar.
Ia menilai, adanya perang dagang bisa dimanfaatkan untuk mengekspor masuk ke Amerika Serikat.
"Apalagi sekarang dengan terjadinya perang dagang, kesempatan ekspor kita untuk masuk ke Amerika besar sekali dengan pengenaan tarif barang-barang produk dari Tiongkok, dari China," jelas Jokowi.
(TribunWow.com/Atri Wahyu Mukti)
WOW TODAY