Kabar Tokoh

ILC Tayang Lagi, Said Didu: Betapa Kerasnya Tekanan Ini sampai Sekuat Karni Ilyas Minta Cuti

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Sekjen BUMN Said Didu

TRIBUNWOW.COM - Mantan Sekjen BUMN Said Didu menyampaikan aspirasi masyarakat soal cutinya Karni Ilyas dan program Indonesia Lawyers Club (ILC).

Menurut Said Didu, ada masyarakat yang berpendapat Karni Ilyas pasti menghadapi tekanan begitu berat menjelang Pilpres 2019 hingga sosok sekuat dirinya meminta cuti dari ILC.

Hal tersebut disampaikan Said Didu dalam tayangan ILC dengan tema "Setelah Vonis MK: Seperti Apa Wajah Demokrasi Kita?", Selasa (2/7/2019).

Dalam video unggahan kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (2/7/2019), Karni Ilyas terlebih dahulu menyampaikan permintaan maaf lantaran ia dan ILC sudah cuti selama dua bulan.

Rocky Gerung Kritik ILC yang Cuti Tanpa Meminta Izin Publik, Karni Ilyas Benarkan Dasi Membela Diri

 

Mantan Sekjen BUMN Said Didu menyampaikan aspirasi masyarakat soal cutinya Karni Ilyas dan program Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (3/7/2019) (YouTube Indonesia Lawyers Club)

 

Rocky Gerung Sindir Kubu Jokowi soal Rekonsiliasi: Agak Ajaib, yang Menang Hatinya Tidak Lega

Karni Ilyas mengibaratkan dirinya sebagai peselancar yang tahu kapan badai akan datang sehingga dirinya menarik papan selancar dan kembali ke daratan.

"Saya mengatakan di Twitter, bahwa saya itu peselancar, peselancar itu tidak takut sama gelombang ataupun ombak," kata Karni Ilyas.

"Tapi peselancar tahu kapan menarik papannya pulang, yaitu ketika di langit tanda-tanda badai akan datang."

Karni Ilyas sebagai peselancar mengaku hanya punya papan selancar satu saja, sehingga tidak memungkinkan untuk menerjang badai.

"Modal saya cuma papan satu lembar. Sendainya yang saya bawa itu kapal, mungkin saya tidak akan takut oleh badai."

"Tapi papan selembar, apalah artinya untuk melawan badai," kata Karni Ilyas.

ILC Kembali Tayang, Fahri Hamzah Ucap Syukur, Rocky Gerung: Ngibul Lagi

Meski demikian, Karni Ilyas sebenarnya juga kecewa lantaran sebagai seorang peselancar dirinya dihalangi untuk kembali ke lautan.

"Tapi kalau boleh jujur, yang paling kecewa ILC itu tidak ada itu justru saya sendiri, karena sebagai seorang surfer, itu dia akan kecewa ketika dia permainannya dihalangi oleh badai," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Said Didu menyampaikan pendapat masyarakat di kampung halamannya di Indonesia Timur yang juga menggemari ILC.

"Menyampaikan juga aspirasi pecinta ILC di kampung saya yang jauh di Indonesia Timur yang begadang kadang-kadang sampai jam 3 subuh," kata Said Didu.

Ternyata warga di sana merasa kecewa dengan cutinya Karni Ilyas dan ILC selama dua bulan itu.

Halaman
12