Sidang Sengketa Pilpres 2019

Aparat Gabungan Kembali Diimbau Tak Gunakan Senjata Api saat Amankan Sidang Kedua MK

Editor: Astini Mega Sari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aparat kepolisian melakukan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Bundaran HI, Jalan MH. Thamrin, Jalan Medan Merdeka hingga Hayam Wuruk.

Juga di sejumlah kawasan bisnis seperti Tanah Abang, Cempaka Putih, dan Kemayoran.

Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan, ribuan personel tersebut terdiri dari pasukan TNI AD, Paskhas TNI AU, dan Marinir.

Refly Harun Akui Tak Yakin Tim Prabowo-Sandi akan Menang Sengketa: Karena Itu, Kubu 02 Harus Memilih

"Kami tetap ingin yakinkan ibu kota dalam kondisi kondusif sampai kapanpun dan tidak ada yang membuat kekacauan atau mencoba menggangu kondisi di Jakarta," ucapnya, Senin (17/6/2019).

Ia pun menegaskan, pihaknya akan berusaha bekerja sepenuh hati dan sekuat tenaga guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Pengamanan yang kami lakukan akan sama seperti yang sebelumnya, anggota kami semua tak menggunakan senjata api," ujarnya di lapangan silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Terkait potensi massa yang mungkin kembali mendatangi Gedung MK seperti pada sidang perdana lalu, Wahyu mengaku akan turut membantu pihak kepolisian melakukan pengamanan.

"Kami hanya membantu dan mendukung pihak kepolisian saja. Intinya pengamanan dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman," kata Wahyu.

Untuk diketahui, sidang lanjutan PHPU yang akan berlangsung, Selasa (18/7/2019) besok bakal mengagendakan soal jawaban dari termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu.

(Danang Triatmojo)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kawal Sidang Kedua MK, Aparat Gabungan Kembali Diimbau Tak Gunakan Senjata Api

WOW TODAY: