Jika berdasarkan data dari Transfermrkt.com, mantan pemain Bali United itu memiliki nilai transfer senilai Rp 300 ribu Euro atau setara Rp 4,7 miliar per tahun.
Sementara itu, agen Sylvano Comvalius bernama Julius Kwetah, menjelaskan bahwa kliennya datang bukan semata-mata uang.
Melainkan, adanya kesepakatan dari pemain, agen dan Arema FC.
"Di dalam kontrak ada mutual agrement antara tim agen dan pemain," ungkap Julius Kwetah.
• Komentar Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic setelah Timnya Dikalahkan Borneo FC
Pada kesempatan itu, Julius Kwetah juga turut memuji Ruddy Widodo.
"Saya mau jujur, saya suka sekali sama Bapak (Ruddy Widodo), bukan karena saya ingin memuji dia, karena Bapak apa adanya. Saya sudah lihat manajer-manajer lain. Saya ketemu sama Bapak, Bapaknya jujur. Arema butuh kerja tim dan di sini seperti keluarga," katanya.
Sylvano Comvalius datang ke Arema FC, setelah hengkang dari Kuala Lumpur FA.
Kabarnya, penampilan pemain bertinggi 1,92 meter tersebut dinilai menurun dibanding saat membela Bali United pada musim 2017.
Diketahui, Sylvano Comvalius berhasil menjadi top skorer sepanjang sejarah Liga Indonesia, dengan perolehan 37 gol dalam kurun waktu tak genap setahun.
Namun, pelatih Arema FC, Milomir Seslija justru berkata lain.
• Seusai Juara Piala Presiden 2019, Pelatih Milomir Seslija Beberkan Rencana untuk Arema FC
Ia mengaku optimis Sylvano Comvalius akan kembali bermain bagus bersama klubnya.
"Saya pikir dia akan meledak (bersinar) di sini, bersama kami, dengan sistem kami, dia akan bermain dengan cepat. Dia hanya butuh waktu," kata Milo seusai memimpin latihan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (24/4/2019).
Menurutnya, Sylvano Comvalius tak hanya jago dalam mencetak skor.
Dia bisa bergerak ke posisi lain ketikan dibutuhkan.
"Saya butuh pemain seperti dia. Dia mobile, dia juga target. Arema juga butuh pemain bagus di posisi ini. Dan saya tahu dia benar-benar sangat bagus," lanjut pelatih asal Bosnia tersebut.
• Arema FC Masih Butuh Pemain Belakang, Pelapis Hamka Hamzah-Artur Cunha