Pilpres 2019

Ini 4 Dugaan Said Didu soal Penyebab KPU Salah Input Data C1 di Sistem Hitung

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Surat Suara

Penyebabnya, ada yang salah pindai C1, salah upload C1, salah membaca tulisan pada C1, dan sebagainya.

Di beberapa TPS, suara paslon 01 di Situng bertambah dibandingkan dengan perolehan suara di scan C1.

Sebaliknya, suara paslon 02 di data Situng berkurang hal itu juga terjadi di beberapa TPS lainnya.

Suara paslon 01 di Situng berkurang dibanding dengan perolehan suara di scan C1.

Kebalikannya, suara paslon 02 di Situng bertambah dan di beberapa TPS lainnya, data suara paslon 01 maupun 02 di Situng lebih banyak dibanding data perolehan suara pada scan C1.

Penjelasan Zulkifli Hasan soal Pertemuannya dengan Jokowi hingga Isu PAN akan Pindah ke 01

Sebaliknya, di TPS lain, suara paslon 01 maupun 02 di Situng berkurang dibanding peorlehan suara di scan C1.

Ia menuturkan adanya temuan kesalahan ini juga merupakan kesungguhan KPU dalam memberikan keterbukaan pada hasil dan memperbaiki kesalahan.

"Publik yang memberi masukan pada kami, kami ucapkan terima kasih, karena keterbukaan KPU itu maka kekeliruan itu diketahui. Sehingga dengan demikian, ini bagian dari keterbukaan dan transparansi kami sebagai penyelenggara pemilu," kata Viryan.

Gedung KPU Pusat. (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Mahfud MD Yakin KPU Tak Curang

Di acara yang sama, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD meyakini bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak melakukan kecurangan dan juga tidak diintervensi oleh pihak manapun.

"KPU itu tidak curang dan tidak diintervensi. Kesalahan itu dilaporkan dua pihak, dan saya juga dapat laporan bahwa ada (catatan real count di situng KPU) yang diuntungkan itu 02," papar Mahfud MD.

Mahfud MD lantas memberikan contoh dari rekap C1 di situng KPU yang menguntungkan kubu 02, dikutip dari program Catatan Demokrasi Kita tvOne.

"Di Jawa Barat itu angka 80 ditulis 800, sementara ini 30 ditulis 130. Di Sumatera itu diduga yang diuntungkan juga 02. Kalau sengaja (curang) pasti yang diuntungkan nomor 01 saja," jelas Mahfud.

Mahfud juga menyebutkan alasan lain dirinya meyakini bahwa KPU tidak berbuat curang.

Ia yakin bahwa KPU memang hanya secara tidak sengaja melakukan kesalahan saat menginput data.

Halaman
123