Tips Kesehatan

10 Mitos Kanker Payudara yang Jangan Langsung Dipercaya, Keturunan hingga Pemakaian Deodoran

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Dan sekitar 1 dari 3000 wanita hamil menderita kanker payudara.

Ilustrasi (Pulse Headlines)

6. Deodoran menyebabkan kanker payudara.

Sebagian besar kanker payudara berkembang di bagian atas payudara yang dekat dengan ketiak.

Hal ini membuat sebagian orang mempercayai bahwa deodoran memancing kanker payudara.

Menurut American Cancer Society, mitos ini berasal dari tulisan yang mengklaim zat penyebab kanker dalam deodoran diserap ke dalam kulit, menyebabkan racun penyebab kanker.

Para peneliti telah menghilangkan prasangka ini dalam sejumlah penelitian, sehingga Anda dapat menggunakan deodoran dengan tenang.

7. Mengenakan bra menyebabkan kanker payudara

Tidak ada bukti biologis tentang hubungan antara mengenakan bra (khususnya bra underwire) dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Sebuah studi yang diterbitkan di Cancer Epidemiology Biomarkers & Prevention, mempelajari lebih dari 1.500 wanita tidak menemukan hubungan antara mengenakan bra dengan peningkatan risiko kanker payudara.

ilustrasi bra (grinvalds - Kompas.com)

8. Hanya sisi ibu Anda dari keluarga yang menentukan risiko

Ini adalah kesalahan persepsi yang umum.

Anda harus melihat kedua sisi silsilah keluarga ketika menilai risiko terkena kanker payudara.

Meskipun ke tingkat pertama (seorang ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan) menjadi utama dalam menilai tingkat risiko kanker payudara, namun Dr. Runowicz mengatakan Anda juga perlu menganalisis saudara dan ibu ayah Anda.

Hal yang terbaik adalah tetaplah berkomunikasi dengan dokter untuk melihat resiko kanker.

9. Pemeriksaan mandiri jangan hanya berfokus pada benjolan

Halaman
1234