TRIBUNWOW.COM - Hairudin (60), seorang warga Handel Sinjung Ujung RT 9 Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (6/4/2019) siang, meregang nyawa seusai dibacok.
Dikutip dari TribunKalteng.com, Kapolsek Kapuas Timur menuturkan kronologi kejadian.
Hasil penyidikan sementara tindak penganiayaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di rumah korban.
Saat itu pelaku masuk melalui pintu belakang rumah korban.
Pelaku yang membawa parang tersebut langsung membacok korban.
"Pelaku diketahui masuk dari pintu belakang rumah korban dengan membawa parang kemudian langsung membacok korban Hairudin, diperkirakan dari arah depan ke leher korban mengenai telinga kiri dan leher," jelas Kapolsek.
• Pemburu Liar Tewas Diinjak Gajah lalu Dimangsa Singa, Ditemukan Tinggal Tengkorak
Korban yang terluka tersebut lalu melompat lewat jendela menghindari pelaku.
Dan seusai kabur dari pelaku sekitar 10 meter, Hairudin terjatuh dan meregang nyawa.
Sedangkan pelaku mengetahui Hairudin kabur, istri korban, Rusmini ikut diserang.
Rusmini diserang di bagian kepala dan tangan kanan.
Korban pun sempat lari keluar rumah melalui pintu depan dan dilihat warga sekitar.
Warga pun berupaya menolong korban dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kapuas Timur.
Rusmini, kini kondisinya kritis dan dalam penanganan medis intensif di RSUD Kapuas.
Hairudin meninggal dunia dengan luka di bagian leher dan telinga kiri.
Sementara Rusmini mengalami luka parah di bagian kepala, tangan dan kaki.