Viral Medsos

Kronologi Video Viral Ibu Tendang dan Dorong Anak dari Dalam Mobil, Ternyata Hal Ini Pemicunya

Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sempat Viral Lantaran Diduga Tendang Anaknya Sendiri dari Dalam Mobil, Ibu di Malang Beri Klarifikasi: Saya Menyesal dan Memohon Maaf

"Anaknya ini sempat dipaksa ibunya untuk turun sehingga terjadi seperti yang di video. Si anak ini sempat jatuh. Kemudian karena tetap tidak mau mengikuti bimbingan belajar akhirnya anak ini masuk kembali ke mobil dibawa ibunya pulang ke rumah," ujar dia.

Berdasarkan keterangan dari Wati, apabila dirinya mengajak sang anak pulang terlebih dahulu untuk berganti pakaian, maka anaknya bisa terlambat mengikuti les.

"Jadi si ibu ini hasil interogasi mengaku khilaf dengan peristiwa tersebut karena apabila kembali mengambil baju ganti akan terlambat," papar Asfuri.

Dalam keterangannya pula, Asfuri mengaku bahwa Wati sudah mengakui kesalahannya dan mengaku khilaf.

"Yang bersangkutan di depan penyidik mengaku salah, khilaf, meminta maaf kepada masyarakat, terutama yang nonton video tersebut," ujar Asfuri.

Klarifikasi Ibu yang Viral Tendang Anak dari Dalam Mobil sampai Tersungkur: Saya Menyesal dan Khilaf

 

Lokasi kejadian ibu paksa anak keluar mobil yang viral di media sosial. Berdasarkan latar tempatnya, kejadian di dalam video itu terjadi di Jalan Bandung, Kota Malang, Kamis (28/3/2019) ((KOMPAS.com / ANDI HARTIK))

Klarifikasi sang Ibu

Dikutip TribunWow.com dari akun Instagram @humas_polres_malang_kota, Jumat (29/3/2019), Wati memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi antara dirinya dengan sang anak.

Dalam keterangannya ia menjelaskan permohonan maaf atas aksi yang sudah dilakukannya.

"Saya Ibu Wati terkait dengan viral video yang beredar di media sosial terkait dugaan kekerasan anak. Secara pribadi saya minta maaf atas viral video tersebut," ujar Wati.

Dirinya menjelaskan bahwa perselisihan terjadi antara dirinya dan sang anak.

Ibu Wati mengaku dirinya spontan melakukan aksi kekerasan tersebut lantaran sudah menaruh emosi yang memuncak.

"Terjadi perselisihan antara saya dan putri saya, secara spontan refleks dan tanpa kendali saya memperlakukan putri saya dengan cara yang kurang elok dan pantas untuk dilihat," kata Wati.

Dirinya kemudian menjelaskan bahwa tidak ada niat sedikitpun untuk melakukan kekerasan terhadap sang anak.

"Tidak ada niatan sedikitpun saya ingin menyakiti putri saya tersebut," jelas Wati.

Guru yang Viral Disawer dan Diajak Joget Siswa di Kelas Angkat Bicara: Saya Tidak Diam Saja di Situ

 

Viral IG, Bocah SD Diusir Keluar Mobil di Pinggir Jalan Raya, Berulang Kali Jatuh Tetap Tahan Pintu Mobil (Capture Instgram @makassar_iinfo)

Ia kemudian meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas perlakuan yang dilakukannya pada sang anak.

Halaman
123