Pelaku menyebut tragedi yang menimpa para migran adalah kesalahan pemerintah Italia. Dia pun menyebut wakil perdana menteri Luigi Di Maio dan Matteo Salvini sebagai pihak yang harus bertanggung jawab.
"Saya ingin mengakhiri ini semua, saya ingin menghentikan kematian yang terus terjadi di Mediterania," kata sopir seperti dikutip saksi sandera.
• Viral Fenomena Alam Air Laut Terbelah di Bawah Jembatan Suramadu, Kerap Terjadi tapi Kali Ini Beda
Namun Greco menambahkan, tidak dapat mengesampingkan hubungan tindak terorisme dalam kasus kali ini.
Sumber dari kementerian dalam negeri menyebutkan, pelaku penyanderaan itu terancam kehilangan kewarganegaraan Italia miliknya, langkah yang dimungkinkan di bawah undang-undang anti-migran yang keras yang mulai diadopsi akhir tahun lalu. (Kompas.com/Agni Vidya)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sopir Bus Sekolah di Italia Sandera 51 Siswa"