Pilpres 2019

Begini Reaksi Jokowi saat Prabowo Minta Skip Debat dan Tidak Mau Diadu Pendapat di Debat Pilpres

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jokowi tertawa saat mendengar Prabowo meminta debat dihentikan jika satu suara, Minggu (17/2/2019).

Moderator debat pilpres ronde kedua, Anisha Dasuki membacakan pertanyaan yang sebelumnya telah diputarkan sebuah video.

Dalam video tu tampak pemandangan lokasi bekas tambang yang terlihat tidak terawat dan terbengkalai.

"Lubang tambang belum direklamasi yang terdiri dari perusahaan besar, tambang rakyat, dan lima ratus ribu hektar terindikasi areal tambang tanpa izin," ujar Anisha.

"Pertanyaannya, bagaimana langkah konkret Bapak Bapak untuk mengatasi masalah lingkungan dan sosial ekonomi yang ditimbulkan oleh lubang-lubang bekas tambang tersebut?," tanya Anisha kepada Prabowo.

Reaksi Jokowi Dengar Prabowo Sebut Pembangunan Infrastruktur Tak Efisien

Prabowo menanggapi bahwa hal ini telah menjadi persoalan yang bukan baru lagi.

"Justru inilah persoalan yang kita terima dari tahun-tahun yang lalu di mana seolah olah negara itu telah dikooptasi oleh perusahaan perusahan swasta," ujar Prabowo menanggapi.

Menurutnya, bekas lokasi tambang yang terbengkalai dan merusak lingkungan dilakukan oleh oknum yang lolos dari pertanggungjawaban.

"Ini bisa dianggap adalah kolusi kerja sama antara pejabat-pejabat pemerintah dengan perusahaan-perusahaan swasta besar sehingga kalau perusahaan-perusahan swasta itu meninggalkan persoalan-persoalan seperti tadi, lubang-lubang yang tidak ditutup, ya akhirnya dia lolos," jelas Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Dikatakannya, harus ada upaya sikap yang lebih tegas lagi untuk menindak oknum yang tidak mau bertanggungjawab.

"Kolusi kerja sama antara pejabat-pejabat pemerintah dengan perusahaan-perusahaan swasta besar sehingga kalau perusahaan-perusahan swasta itu meninggalkan persoalan-persoalan seperti tadi, lubang-lubang yang tidak ditutup, ya akhirnya dia lolos."

Janji Stop Impor 2014 Diungkit Prabowo, Jokowi Beberkan Alasan Tetap Lakukan Impor saat Menjabat

Dalam jawabannya, Prabowo juga mengusulkan untuk membawa ke ranah peradilah luar negeri seperti PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa) untuk menindak pelaku.

"Sudah tidak ada di Indonesia dia sudah di sini tiga puluh tahun dia sudah eksploitasi dia berangkat, nah ini yang jadi repot tapi kita mungkin bisa kejar melalui saluran-saluran pengadilan Internasional, melalui PBB, melalui Interpol."

"Mungkin masih banyak jalan karena sebagian dari mereka begitu. Dia bekerja disini, dia lakukan segala macam abis itu begitu selesai dia tinggalkan. Ini kita alami dan saya sendiri mengetahui itu ya. Itu tanggapan saya jadi saya prihatin dan saya," ujarnya.

"Dan saya akan kalau seandainya saya memimpin saya akan benar-benar fokus untuk mencari jalan keluar mengatasi ini," pungkas Prabowo.

Jokowi pun langsung menanggapi dan mengatakan di bawah kepemimpinany telah ada kerjasama pemerintan dengan KPK untuk gerakan penyelamatan sumber daya.

Halaman
123