TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, angkat suara terkait adanya dugaan pemeriksaan yang dilakukan pada pengamat politik Rocky Gerung.
Hal ini diungkapkan Fahri Hamzah melalui Twitter miliknya, @FahriHamzah, Rabu (30/1/2019).
Fahri mengatakan, ia sebelumnya telah menduga akan adanya pemeriksaan terhadap Rocky Gerung.
"Seperti dugaan saya, memang ini cara mengalahkan petahana.
Tanda alam bekerja tanpa bisa dihindari.
Mungkin inilah cara mengakhirinya penderitaan anak bangsa," tulis Fahri Hamzah.
• Kritik Judul Tema ILC Kurang Menggigit, Rocky Gerung: Mestinya Ustaz Baasyir Hoaks atau Bukan
Kicauan Fahri Hamzah komentari Rocky Gerung (Capture Twitter)
Diberitakan sebelumnya, beredar surat pemanggilan pada Rocky Gerung terkait dugaan tindak pidana penistaan agama.
Seperti yang diunggah oleh Wasekjen Demokrat, Rachland Nashidik di akun Twitter miliknya, Selasa (29/1/2019).
Dalam surat tersebut tertulisa undangan dari Polda Metro Jaya yang memanggil Rocky Gerung untuk memberikan klarifikasi pernyataannya saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), pada Selasa (10/4/2018) lalu.
Dari surat yang diunggah tampak Rocky Gerung diharapkan untuk hadir menemui penyidik Iptu Sami Washkita Wiyata dan penyidik pembantu Brigadir Purwanto pada Kamis, (31/1/2019) pukul 10.00 WIB di Polda Metro Jaya.
Disebutkan panggilan tersebut dilakukan karena Jack Boyd Lapian yang melaporkan pernyataan Rocky Gerung yang menyatakan bahwa 'kitab suci itu adalah fiksi'.
• Sebut Polemik Abu Bakar Baasyir Kekacauan Kekuasaan, Rocky Gerung: Presiden Sekali Lagi Bikin Hoaks
Hal itu dilaporkan Jack Boyd Lapian lantaran ia menganggap Rocky Gerung telah melanggar Pasal 156 Huruf A Nomor 1 Tahun 1946 tetntang KUHP dugaan tindak pidana penistaan Agama.
Kicauan Rachland Nasidik atas panggilan Rocky Gerung yang dilaporkan Jack Boyd Lapian atas dugaan penistaan agama. (Capture/Twitter/@RachalandNashidik)
Diketahui dalam acara ILC, Rocky Gerung mengatakan bahwa kitab suci adalah fiksi karena belum selesai dan tiba.
"Saya mulai pelan-pelan buat nyari cara, asal usul dari masalah ini adalah fiksi atau fakta, dan itu sebetulnya permulaan yang buruk, karena saat kita sebut kata fiksi di kepala kita adalah fiktif, fiction (fiksi) itu adalah kata benda selalu ada pengertian literatur di dalam kata fiksi, karena diucapakan di sebuah forum politik, maka dia dianggap sebagai buruk," kata Rocky Gerung.
• Sambil Gebrak Meja, Fahri Hamzah Sebut Penahanan Ahmad Dhani Dapat Kacaukan Sistem Hukum
"Fiksi itu sangat bagus, dia adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi, itu fungsi dari fiksi, dan kita hidup di dunia fiksi yang lebih banyak daripada di dunia realitas, fiksi lawannya realitas bukan fakta," ujarnya.