TRIBUNWOW.COM - Rasa khawatir, malu bercampur kesal tak bisa disembunyikan oleh Martina (68) atas musibah yang menimpa anaknya RIY alias Uut.
Diketahui sebelumnya, Uut diduga menjadi tersangka atas kasus penipuan penyediaan jasa Wedding Organizer (WO) pada acara resepsi pernikahan berinisial ANG dan FAD yang digelar pada Minggu (6/1/2019) lalu di Gedung Suka Ria Palembang, Sumatera Selatan.
Kejadian pun bermula pada saat ANG dan FAD sepakat menggunakan jasa WO milik Uut, namun pada saat hari resepsi tiba-tiba makanan yang dipesan melalui jasa catering Uut tak kunjung datang.
• Lucky Hakim Bakal Beri Rp 50 Juta bagi Siapapun yang Bisa Temukan dan Bawa Orang yang Menipunya
Akhirnya keluarga besar pengantin dan juga 1000 tamu undangan yang hadir pada waktu itu pun harus menahan lapar karena hingga acara resepsi selesai makanan tak juga datang.
Saat ditemui Sripoku.com di kediamannya di kawasan Perumnas Talang Kelapa Kec Alang-alang Lebar Palembang pada Rabu (9/1/2018), Martina mengaku sulungnya tak pernah lagi pulang ke rumah, bahkan memberi kabar via telepon pun tidak sama sekali.
"Sejak kejadian ini, Uut dak pernah balik, bahkan kasih kabar pun tidak, kami semua khawatir keberadaannya apalagi dia pergi membawa cucu saya," ungkap Martina dengan nada serak.
Martina sama sekali tak pernah menyangka atas kejadian memalukan ini, terlebih dia begitu paham bagaimana perjuangan anaknya merintis WO miliknya dari nol, tepatnya sejak tahun 2013 dan kejadian seperti ini baru pertama kali ditemuinya.
• Macet Sebabkan Kerugian hingga Rp 65 Triliun, Ferdinand Minta Jokowi Kurangi Rangkaian Pengawalan
"Selama ini semuanya lancar, Uut sering dapat job kayak ini dan tak pernah bermasalah, saya tahu persis bagaimana perjuangan Uut waktu merintis kali pertama usaha ini hanya modal menerima jasa hias kotak hantaran sederhana hingga bisa besar kayak sekarang," beber Martina.
Agung, adik Uut pun mengaku kerap menemani sang kakak setiap kali menerima job mendekor, mulai dari acara pernikahan, ulang tahun hingga syukuran akikah termasuk pada saat resepsi pernikahan ANG dan FAD.
Namun Agung bersama Martina sama sekali tak pernah terlibat dengan pihak ketiga yang digunakan Uut seperti urusan rias pengantin, fotografer hingga catering.
"Tugas aku cuma bantu pasang dan bongkar dekor setelah dipakai, selebihnya Uut yang urus semuanya," ungkap Agung.
• Dipanggil Friend, Fadli Zon Tertawa dan Tak Jadi Interupsi Pernyataan Aria Bima Terkait Debat
Diketahui WO yang dikelola Uut hanya menyediakan jasa dekor, selebihnya Uut menggunakan jasa pihak ketiga untuk memenuhi permintaan pesanan pengantin, mulai dari jasa rias pengantin, sewa tenda, fotografer hingga catering.
Saat ini Martina dan keluarga korban masih tetap melakukan komunikasi terutama tentang kabar Uut yang tak kunjung pulang.
Beberapa pihak ketiga yang jasanya digunakan Uut pada resepsi pernikahan ANG dan FAD pun meminta pertanggungjawaban kepada Martina, lantaran belum dilunasi dan hanya melakukan pembayaran uang muka (DP) seperti fotografer dan sewa tenda.
"Kemarin ada orang tenda dan fotografer datang ke rumah, setelah menunjukkan kuitansi akhirnya mau tak mau harus tanggung jawab, terpaksa kita bayar lunas," kata Agung.