Hari Natal

Menilik Usaha Kerajinan Rosario di Yogyakarta Omset Puluhan Juta, Jelang Natal Permintaan Meningkat

Penulis: Wulan Kurnia Putri
Editor: Astini Mega Sari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sihono dan dan istrinya, Basrul memamerkan produk rosario.

TRIBUNWOW.COM - Hari Raya Natal tak bisa terlepas dari berbagai macam pernak-pernik Natal.

Kado, pohon natal, hiasan hingga rosario menjadi pernak-pernik yang banyak dicari oleh umat Kristiani.

Jelang hari raya Natal 2018, para pengrajin pernak-pernik Natal pun disibukkan dengan berbagai permintaan pesanan pernak-pernik Natal.

Tak terkecuali pengrajin rosario di daerah Minggiran, Kota Yogyakarta, Sihono.

12 Ucapan Romantis Hari Natal Berbahasa Inggris Serta Terjemahannya, Cocok Dikirim Lewat Whatsapp

Sihono menggeluti usaha pembuatan rosario sejak 40 tahun.

Ia menjalankan usaha ini bersama sang istri, Basrul.

Usaha ini merupapakan usaha turun temurun dari ayahnya sejak 60 tahun yang lalu.

"Usaha ini sudah lama sekali, usaha turun temurun dari bapak, sekarang sudah generasi kedua," kata Sihono saat ditemui TribunWow.com, Sabtu (22/12/2018).

Rosario dinding (TRIBUNWOW.COM/WULAN KP)

Berbagai macam produk rosario ia buat besama sekitar 20 karyawannya.

Mulai dari rosario umat, rosario dinding berbagai ukuran, hingga rosario untuk gereja.

Untuk rosario umat, Sihono membuat dalam bentuk gelang dan kalung.

Sementara untuk rosario dinding, Sihono membuat dalam berbagai macam ukuran.

"Kita bikin berbagai macam ukuran, dari yang kecil sampai yang besar, sesuai permintaan dari pembeli juga bisa," ungkapnya.

Beginilah Tradisi Natal Anggota Keluarga Kerajaan Inggris

 

Rosario Kalung (TRIBUNWOW.COM/WULAN KP)

Bahan yang digunakan untuk membuat rosario beragam, mulai dari tali, kawat, kayu, hingga plastik.

Sihono memproduksi sendiri bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat rosario, mulai dari manik-manik hingga salib.

Bahan-bahan tersebut terbuat dari kayu hingga kuningan.

Sedangkan untuk bahan-bahan yang terbuat dari plastik, Sihono mengimpornya dari China.

"Untuk bahan-bahannya kita bikin sendiri, tapi ada beberapa yang kita impor dari China," jelasnya.

5 Film Paling Cocok Untuk Hangatkan Perayaan Natal, Home Alone Termasuk Andalannya!

"Kita beli kayu satu truk setahun sekali dari perhutani lengkap pakai surat ijin," imbuhnya.

"Kayu-kayu itu kemudian digerjaji sesuai dengan model yang dipesan," ungkapnya.

"Semua dikerjakan sendiri sama karyawan kita, ada sekitar 20 orang," tambahnya.

Rosario Gelang (TRIBUNWOW.COM/WULAN KP)

Hasil karya tersebut kemudian disuplai ke toko peribadatan yang kemudian di jual ke gereja-gereja di seluruh Indonesia hingga didistribunsikan ke luar negri.

Sihono menjadi penyuplai rosario untuk toko tersebut.

"Kita kirim produk ini ke satu toko, kita jadi penyuplai ditoko itu, rutin satu minggu sekali pasti," tambahnya.

Dalam satu minggu, Sihono diminta untuk menyuplai 100 buah rosario dinding.

Sihono juga diminta untuk mensuplai rosario gereja sebanyak 5 buah dalam satu minggu.

Sedangkan untuk rosario umat, Sihono diminta untuk menyuplai sekitar 200 buah.

10 Inspirasi Ucapan Natal Paling Pas untuk Dikirim ke Saudara dan Kerabat Melalui Whatsapp

 

Proses pembuatan rosario (TRIBUNWOW.COM/WULAN KP)

Soal harga, rosario gereja dijual Rp 400 ribu.

Sedangkan rosario dinding ia jual seharga Rp 30 ribu hingga Rp 45 ribu tergantung ukuran.

Sementara untuk rosario umat, dijual mulai dari Rp 2500 hingga Rp 20 ribu.

Selain menjadi menyuplay satu toko, Sihono juga menitipkan produknya di beberapa toko di Yogyakarta, tempat ziarah Sendangsono dan tempat beribadatan di Ganjuran.

Sihono juga menerima pesanan rosario sesuai keinginan untuk sovenir pernikahan hingga peringatan hari kematian.

"Harga bervariasi ya, tergantung ukuran, kita dapat banyak pesanan juga untuk berbagai macam acara," katanya.

Untuk pendapatan, Sihono bisa memperoleh pendapatan Rp 24 juta dalam sebulan untuk rosario dinding.

Lirik Lagu Michael Buble - Its Beginning to Look a Lot Like Christmas, Ceritakan Suasana Natal

Proses pembuatan rosario (TRIBUNWOW.COM/WULAN KP)

Sedangkan untuk rosario umat, Sihono bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 40 juta dalam sebulan.

Pada Natal 2018, Sihono mengalami peningkatan omset penjualan hingga 10 persen.

(TribunWow.com)