Dia memastikan tidak ada kecelakaan saat kejadian tersebut.
"Masyarakat hanya ingin tahu jenis pesawat apa yang melintas," tukasnya.
Sementara itu, pengamat penerbangan Alvin Lie angkat bicara mengenai heboh suara pesawat di Pekalongan.
Alvin menyebut tidak ada yang luar biasa pada kejadian tersebut.
Pesawat itu lewat dinihari sehingga terdengar keras.
"Tadi saya cek di Flight Radar 24 memang ada pesawat berjenis kargo lewat di sana (Pekalongan) sekitar pukul 02.30 di ketinggian 23 ribu kaki. Tidak ada yang luar biasa," ujarnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat malam.
Menurut Alvin, pesawat kargo yang lewat tersebut berbadan besar.
Namun dia tidak yakin pesawat itu apakah buatan Cina atau Rusia.
"Pesawat itu tidak terbang rendah. Pesawat itu terbang di 23 ribu kaki, tidak rendah lho," jelas pengamat penerbangan yang juga ketua Ombudsman Republik Indonesia ini.
Hasil pengamatannya, pesawat tersebut akan menuju Melbourne Australia.
• Australia Resmi Mengakui Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel, namun Masih Enggan Pindah Kedutaan
Pesawat itu berangkat dari Jakarta.
"Bisa saja dia berhenti di Jakarta untuk mengisi bahan bakar," tandasnya.
Ia pastikan pesawat tersebut bukan pesawat penyusup.
" Pesawat penyusup bisa dikawal TNI. Apalagi masuk Pulau Jawa. Di perbatasan saja sudah langsung dikawal," jelasnya.
Terpisah, Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Semarang yang menaungi wilayah Jateng menyatakan sudah melakukan diskusi mengenai munculnya suara dengungan tersebut.