"Ini pertandingan besar. Pertandingan terakhir Liga 1 2018 dimana Persija hanya butuh satu kemenangan lagi untuk meraih juara. Terakhir kita juara tahun 2001, sudah 17 tahun lalu.
Sekarang peringkat Persija sementara nomor satu, hanya beda satu poin dgn PSM. Pertandingan terakhir nanti akan melawan Mitra Kukar. Kita punya peluang besar untuk menang dan mengembalikan gelar juara ke ibu kota.
Sekarang kita bisa berlaga di GBK, kesempatan untuk menunjukkan kehebatan Persija dan Jakmania.
Untuk Persija, berjuanglah sekuat tenaga, kami ikut mendukung dari samping lapangan. Kepada Jakmania, dukung sekuat tenaga, tunjukkan Jakmania sekarang layak menjadi contoh suporter terbaik di dunia dengan #JagaGBK," tulis Anies Baswedan.
Sementara dikutip dari laman Persija.id, manajemen Persija Jakarta juga memastikan SUGBK jadi venue mereka untuk menjamu Mitra Kukar.
Sekretaris Umum Jakmania, Diky Soemarno menegaskan pihaknya bersama seluruh Jakmania berkomitmen untuk menjaga kondusivitas SUGBK.
• Jadwal Liga 1 Pekan 34: Laga Penentuan Juara bagi Persija Jakarta dan PSM Makassar
“Kami juga berkomitmen untuk menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban, jangan euforia berlebihan juga. Karena bagaimana kemarin selesai final Piala Presiden ada suporter yang masuk ke lapangan,” ujar Diky, pada sesi jumpa pers, Rabu (5/12/2018).
Ia juga mengimbau agar Jakmania tidak mengganggu keberlangsungan pertandingan seperti membawa cerawat atau bom asap.
“Kami akan bekerja keras semaksimal mungkin untuk membantu melancarkan pertandingan Persija dan Mitra Kukar. Kami siap membantu, apa pun yang dibutuhkan kami siap, seribu persen kami siap,” tutupnya. (TribunWow.com/ Rekarinta Vintoko)