Terkini Internasional

Turis Amerika Dibunuh Suku Sentinel di Kepulauan Andaman: Dipanah hingga Keluarga Minta Maaf

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

John Allen Chau dan suku di Pulau Sentinel

Setelah dipanah, tubuh John Allen Chau dimakamkan di pasir.

"Ini adalah petualangan yang salah tempat di kawasan yang sangat terlindungi," kata Direktur jenderal polisi di Andaman dan Nicobar, Derendra Pathak.

2. Dibantu nelayan lokal

Ramalan Zodiak Sabtu 24 November 2018: Cancer Waktunya Santai, Capricorn Jangan Ragu Berbicara

Dependra Pathak, mengatakan John Allen Chou dan nelayan masuk secara ilegal.

John Allen Chau yang baru berusia 27 tahun membayar nelayan setempat untuk membantunya ke pulau itu minggu lalu.

Chau naik perahu dengan para nelayan sebelum bertualang sendirian.

3. Pesan keluarga

(nextshark)

Keluarga Jogn Allen Chau mengaku sangat sedih atas meninggalnya anggota keluarganya.

Mereka juga meminta maaf jika kematian John Allen Chau membuat beberapa pihak ditangkap.

Keluarga John Allen Chau meminta nelayan yang membantu John Allen Chau dibebaskan.

Itu karena John Allen Chau bertindak sesuai kemauannya.

6 Fakta Kasus Sisca Dewi: Dituduh Peras Seorang Jenderal hingga Ritual Mbah Mijan di Pengadilan

4. Seharusnya tak terjadi

Survival International, sebuah organisasi yang telah mendorong perlindungan suku-suku asli di Andaman menyatakan seharusnya tragedi ini tak terjadi.

"Suku Sentinel telah menunjukkan berulang kali bahwa mereka ingin dibiarkan sendirian, dan keinginan mereka harus dihormati," ungkap Direktur Survival Internasional, Stephen Cory. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 4 Fakta Tewasnya Turis Amerika Serikat di Pulau Sentinel Utara, Ini Pesan Keluarganya