Maulid Nabi

6 Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Berbagai Daerah di Indonesia

Penulis: Vintoko
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Maulid Nabi

Warga akan mengarak hasil bumi keliling desa, menuju sebuah masjid.

Setelah sampai di masjid dan didoakan tokoh setempat, tandu berisi nasi bungkus dan hasil bumi yang telah diarak, dibagikan pada warga.

6 Tradisi Perayaan Maulid Nabi Berbagai Negara, dari India hingga Amerika Serikat

3. Karesen (Mojokerto)

Warga Mojokerto, Jawa Timur punya cara tersendiri dalam rangka merayakan Maulid Nabi.

Masyarakat akan menggelar tradisi Karesan dengan cara perebutan hasil bumi yang digantung di pohon kersen.

Istilah Keresan sendiri berasal dari kata 'kersen' atau pohon kersen.

Pohon kersen merupakan jenis yang pohon yang dikenal mampu tumbuh lebat dalam waktu singkat.

Pohon ini memiliki buah kecil berbentuk bulat dan berwarna merah yang bentuk mirip buah ceri.

Di daerah lain, pohon kersen juga dikenal sebagai pohon talok.

Hasil bumi disusun secara rapi di bawah kedua pohon kersen tersebut.

Hasil bumi tersebut di antaranya nanas, kelapa muda, terong, jagung, nangka, dan lainnya.

Sebagai pelengkap, di 2 pohon tersebut turut digantung sejumlah kebutuhan pokok yang meliputi pakaian, topi, sandal, sepatu, hingga jas hujan.

4. Baayun Maulid (Banjarmasin)

Tradisi Baayun Maulid di Banjarmasin. (Tribunnews.com)

Warga Banjarmasin akan menggelar tradisi Baayun Maulid untuk merayakan Maulid Nabi.

Mulai dari bayi hingga orang dewasa akan ikut serta dalam tradisi ini.

Halaman
123