Pesawat Lion Air Jatuh

Jaksa Jodi, Korban Lion Air PK-LPQ Pilih Penerbangan Paling Pagi Demi Ikut Upacara Sumpah Pemuda

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

"Ya sedih juga ternyata benar ditemukan sudah tidak ada, tapi setidaknya keluarga tidak menggantung seperti kemarin belum ditemukan," ujar Vera saat ditemui TribunJakarta.com.

2. Desak rekaman black box dibuka

Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalimantan Timur, Muhamad Sidik, yang merupakan ayah dari Kasie Pidsus Kejari Pangkal Pinang, Dodi Junaedi, satu di antara 189 korban pesawat jatuh itu, meminta agar imformasi dalam black box bisa diungkap secara transparan kepada publik.

Dirinya tidak memikirkan pihak mana yang bersalah atas kecelakaan tersebut, namun baginya informasi yang transparan disampaikan ke publik, penting bagi jasa penerbangan di Indonesia ke depannya.

"Ya kalaupun memang itu kejadiannya bukan kesalahan manajemen, enggak masalah, yang penting transparansi buat penumpang, buat pengguna jasa penerbangan," ujar Sidik.

7 Fakta Terbaru Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610, 14 Jenazah Terindentifikasi

Terlebih sebelum pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membeberkan secara resmi penyebab jatuhnya pesawat, wacana spekulasi tentang penyebab insiden tersebut yang menyoal sejumlah faktor, sudah ramai menyebar.

"Iya kita mau tau itu kenapa, apa lagi kita lihat berita itu pesawat baru, apa lagi ada beredar yang pesawat ada trouble sebelumnya, segala macam. Namun untuk kejelasannya kita ketahui dari black box itu yang pastinya. Mungkin keterangan dari situ bisa 100% bisa kita percaya," katanya.

3. Kerap bolak balik Jakarta

Dodi Junaidi ternyata baru saja ditugaskan sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus di Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang selama tujuh bulan.

Sebelumnya, Dodi Junaidi bertugas di Kejaksaan Negeri Bengkulu.

Ayahanda Dodi Junaidi mengatakan, sang anak biasanya dua pekan sekali ke Jakarta untuk menemui istri dan anaknya yang bertempat tinggal di Kawasan Ciputat Timur.

"Enggak selalu setiap weekend (ke Jakarta) tapi biasanya dua minggu sekali. Dia meninggalkan tiga anak, anak pertama kelas 1 SMP, anak kedua kelas 6 SD, dan anak terakhir kelas 2 SD," tegasnya.

4. Kajari Tangsel ungkap sosok Dodi Junaidi

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang Selatan (Tangsel), Bima Suprayoga mengungkapkan sosok jaksa Dodi Junaidi dimatanya.

Hal tersebut disampaikannya ketika mendatagi rumah duka Dodi Junaidi.

Halaman
123