Kabar Tokoh

Reaksi Fadli Zon Ditertawakan Akbar Faisal karena Sebut 4 Orang Terkaya Setara 100 Juta Penduduk

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fadli Zon dan Akbar Faisal

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, ditertawakan oleh politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Akbar Faisal.

Mulanya, Fadli Zon yang menjadi narasumber di acara Kabar Petang, TvOne membicarakan kesenjangan ekonomi yang kini terjadi di Indonesia, Senin (22/10/2018) malam.

Fadli mengatakan, saat ini empat orang terkaya di Indonesia memiliki kekayaan yang setara dengan 100 orang penduduk di Indonesia.

"Saat ini kesenjangan lebar, 4 orang terkaya di Indonesia sama dengan 100 juta rakyat Indonesia kekayaannya itu kesenjangan yang luar biasa," ujar Fadli Zon.

Usai Fadli Zon melanjutkan sesi bicaranya, Akbar Faisal yang juga menjadi narasumber melalui sambungan video menyoroti perkataan Fadli tersebut.

Akbar mengatakan bahwa ia selalu menikmati sesi debat bersama Fadli karena pendengar seakan disodori kebenaran.

Jokowi Minta Semua Pihak Akhiri Politik Kebohongan, Fadli Zon: Imbauan kepada Pendukungnya Sendiri

"Saya selalu menikmati kalau berdebat dengan Pak Fadli Zon, ya, karena sangat fasih menyodorkan seakan-akan sebuah kebenaran gitu," ujar Akbar Faisal mengawali.

"Aku tadi tertarik itu anda menyebutkan ada 4 orang kaya sama kekayaannya dengan 100 juta orang penduduk, boleh tau siapakah orang kaya itu? bagaimana cara hitungnya?," ujar Akbar sambil tertawa terbahak-bahak.

Fadli memberikan jawaban dengan mengatakan bahwa perkataannya telah sesuai dengan data Bank Dunia.

"Itu laporan Bank Dunia bung Akbar," ujar Fadli tenang menanggapi.

Akbar kembali tertawa menyanggah perkataan Fadli.

"Kalau membuat sebuah analogi," ujar Akbar yang terpotong.

"Bukan analogi itu data," sela Fadli Zon.

"Kalau membuat analogi yang menyenangkan seperti ini mbok hitung-hitung juga jangan berlebihan lah," kata politisi Nasdem itu.

Fadli Zon Sebut Ahmad Dhani Tidak Layak Dijadikan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik

Perdebatan antara keduanya pun terjadi.

Halaman
123