Ke depannya, ia berharap kontestasi pemilu tidak mengubah perspektif masyarakat terhadap pertemuan-pertemuan yang diadakan oleh para elite partai.
Menurut dia, masyarakat perlu membedakan antara pertemuan menyangkut upaya-upaya pemenangan pemilu dan pertemuan yang sekadar silaturahmi.
"Sekali lagi, pertemuan-pertemuan itu merupakan hal yang biasa dalam pemilu, saling bersilaturahim itu merupakan kultur kita sebgaai bangsa. Tidak harus segala sesuatunya dikaitkan dengan politik," tegas Hasto. (TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)