TRIBUNWOW.COM - Pada pidato di hadapan 243 orang Sekolah Staf dan Komando TNI dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/8/2018), Jokowi meminta para perwira untuk mensosialisasikan program pemerintah.
Atas permintaan tersebut, partai Gerindra melalui Twitter @Gerindra memberikan tanggapan, Jumat (24/8/2018).
Gerindra mengatakan jika yang dilakukan Jokowi merupakan kampanye secara halus.
Serta pelibatan anggota TNI dan Polri memang tidak diperbolehkan.
"Mensosialisasikan kinerja Pemerintah itu mengkampanyekan secara halus.
Apalagi sekarang belum waktunya kampanye, lebih salah lagi.
Waktunya kampanye saja tidak boleh TNI/Polri dilibatkan dalam sosialisasi, apalagi di waktu belum kampanye," tulis Gerindra.
• Yusril Sebut PBB Lebih Sreg Dukung Pasangan yang Ada Ulamanya, Sekjen PKB Beri Tanggapan
Kicauan Partai Gerindra (Capture Twitter @Gerindra)
Selain itu, Gerindra juga memberikan sindiran atas pertemuan Jokowi yang dilakukan bersama sejumlah elit partai di Istana Negara.
"Pertemuan-pertemuan Jokowi dengan sejumlah elite partai yang dilakukan di Istana Negara juga sebenarnya tidak elok.
Pertemuan yang dinilai bersifat politis tidak tepat dilakukan di lokasi yang merupakan fasilitas negara," tambah Gerindra.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya dari Kompas.com, berikut ini pidato yang disampaikan Jokowi di depan TNI dan Polri.
"Berkaitan dengan program pemerintah, kerja-kerja pemerintah yang telah banyak kita lakukan. Saya titip ke seluruh perwira, juga ikut mensosialisasikan, ikut disampaikan (ke masyarakat) pada momen-momen yang tepat untuk menyampaikan itu," ujar Jokowi.
Secara khusus, Jokowi menekankan pada pemerataan pembangunan yang dilaksanakan pada pemerintahannya.
• Gempa di Lombok NTB, Fadjroel Rachman: Pemerintah Telah Mencairkan Dana Sebesar Rp 985,8 M
Menurut dia, masyarakat harus mengetahui mengapa pemerintahannya tidak hanya fokus ke pembangunan di wilayah-wilayah padat penduduk, namun juga di pelosok-pelosok Nusantara.
"Padahal kalau mau cepat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, bangun saja di Jawa. Pasti cepat mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Tinggal nambahin sedikit-sedikit saja," ujar Jokowi.