TRIBUNWOW.COM - Politisi PSI, Tsamara Amany mengaku sedih kepada sejumlah oknum yang mempermasalahkan aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika mengendarai motor gede di acara pembukaan Asian Games 2018 yang digantikan oleh Stuntman.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @TsamaraDKI yang ia tulis pada Minggu (19/8/.2018).
Mulanya, Tsamara mengaku bahwa ia sudah berkali-kali menonton video aksi Jokowi saat akan berangkat dari Istana Bogor ke Stadion Gelora Bung Karno.
Tsamara mengaku bahwa video tersebut sangat bagus.
• Faizal Assegaf Komentari Aksi Jokowi di Pembukaan Asian Games 2018
"Udah nonton berkali-kali video ini. Rasanya masih tetap sama. Pengen teriak: KEREN BANGET INI PRESIDEN!!! @jokowi," tulis Tsamara.
Setelah itu, Tsamara kembali menuliskan cuitannya yang mengaku sedih lantaran sejumlah oknum yang yang mempersoalkan stuntman di dalam video tersebut.
Menurutnya, seharusnya tidak mempermasalahkan stunman, dan tidak mengomentari kemampuna Jokowi terbaik naik motor gede, namun Tsamara meminta publik untuk melihat pada ide kreatifnya.
"Saya sedih melihat mereka yang mempersoalkan stuntman dalam video Opening Ceremony Asian Games 2018. Ini bukan persoalan ada stuntman atau tidak. Esensinya bukan pada kemampuan Pak Jokowi terbang naik Moge. Tapi pada ide kreatifnya. Itu letak kerennya!," tulis Tsamara.
• Wishnutama Mengaku Harus Membongkar Panggung Pembukaan Asian Games 2018 dalam Waktu 60 Jam
Diketahui, saat pembukaan Asian Games, sebuah video aksi Presiden Jokowi mengendarai motor gede.
Di awal video tersebut, mulanya memperlihatkan perjalanan Jokowi dari Istana Bogor untuk menghadiri acara pembukaan Asian Games 2018.
Tampak pengawalan ketat mengiringi keberangkatan Jokowi ke pembukaan Asian Games 2018.
Jokowi tampak melintas jalan tol menuju ke pembukaan Asian Games 2018.
Namun di tengah perjalannya, banyak suporter Indonesia yang memadati jalan.
"Ada rombongan suporter Indonesia yang berbodong-bondong menuju ke arah Geloroa Bung Karno," kata suara lelaki di video Jokowi naik motor.
Jokowi yang terlihat duduk di dalam mobil mengintruksikan agar membiarkan rombongannya terjebak dalam kemacetan.