TRIBUNWOW.COM - Penyanyi Maia Estianty angkat bicara mengenai rumor putranya yang masuk rumah sakit karena overdosis.
Maia Estianty mengaku sangat kesal atas isu atau gosip mengenai putra sulungnya, yang diduga over dosis.
Hal itu diungkapkannya saat ditemui disela-sela waktu acara jumpa pers 'RCTI 29 Anniversary Celebration' di gedung RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (15/8/2018).
"(Kabar Al Ghazali Over Dosis) itu hoax. Jangan lakukan fitnah!," tegas Maia Estianty, dilansir TribunWow dari WartaKota.
Maia mengungkapkan sangat menyesal muncul pemberitaan mengenai Al Ghazali yang alami overdosis.
• Terlilit Utang Hasil Penjualan Narkoba, Satu Keluarga di Makasar Tewas Dibakar
Menurutnya isu yang menyerang putranya itu fitnah besar.
"Intinya saya sangat menyesalkan sampai ada kabar (over dosis) seperti itu," ungkap wanita 42tahun ini.
Bekas pendiri dan personil grup musik Ratu dan Duo Maia itu menjelaskan bahwa Al sedang meminta infus di salah satu rumah sakit di daerah Garut, Jawa Barat.
"Saya sangat dirugikan dong, gila. Karena Al itu cuma cek infus vitamin doang," ujar Maia Estinty yang kemudian pergi meninggalkan awak media.
Sebelumnya Disk Jokey (DJ) Al Ghazali dikabarkan mengalami overdosis obat dan dilarikan ke rumah sakit.
• Pengacara Dipo Latief Sebut Nikita Mirzani Sudah Diceraikan sejak Awal Juli 2018
Kabar tersebut beredar setelah sebuah akun gosip di Instagram mengunggah foto Al tampak terbaring di lantai sebuah satu rumah sakit di daerah Garut, Jawa Barat.
Karenanya, kondisi putra pertama Maia Estianty dan Ahmad Dhani itu menjadi bahan perbincangan warganet dan bahkan dirumorkan mengalami overdosis.
DJ berusia 20 tahun ini menganggap pemberitaan negatif tentang dirinya ini dapat merusak kariernya di dunia hiburan.
Ia juga menilai kalau pemberitaan tersebut sangat memojokannya.
"Kalau hoaks soal Al selingkuh kek apa kek itu enggak masalah tapi ini soal OD (overdosis) dan enggak main-main itu, aku enggak bisa terima," ucap Al Ghazali.
• Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Delon Digugat Cerai Sang Istri Yeslin Wang