TRIBUNWOW.COM - Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi turut memberikan tanggapan mengenai pernyataan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui laman Twitter @TeddyGusnaidi yang diunggah pada Selasa (14/8/2018).
Diketahui, sebelumnya Fahri Hamzah memberikan apresiasi kepada Sandiaga Uno soal dana kampanye.
Iapun meminta agar Joko Widodo (Jokowi) melakukan hal serupa.
Menanggapi hal tersebut, Teddy menjelaskan mengenai mekanisme pelaporan.
• Laporkan Kekayaan, Sandiaga Uno: Jangan Ada yang Ditutup-tutupi, Harus Berani Dipertanggung Jawabkan
@TeddyGusnaidi: "Dana kampanye masuk ke rekening khusus, harta Jokowi juga sudah dilaporkan ke KPK.
Batas dana kampanye ada, Pengeluarannya diperuntukkan untuk apa diatur dan dana kampanye diaudit.
Itu mekanismenya dan transparan. Mosok harus lapor ke elu.
Benci boleh, bodoh jangan
@Fahrihamzah."
Lebih lanjut, Teddy Gusnaidi menyebut jika Fahri Hamzah tidak mengerti apa-apa soal Undang-Undang Pemilu.
@TeddyGusnaidi: "Ya, DAPAT didanai dari APBN. @Fahrihamzah gak ngerti apa-apa soal UU Pemilu. Dia sedang membangun "Talkshow"nya untuk nafkah tahun depan.
Bagus sih.. sayangnya dia tidak punya kemampuan menguasai masalah.."
• Bahas Polling Pilpres di Twitter, Ruhut Sitompul: Lucu Banget, Kalau Bohong Jangan Tanggung-tanggung
Sementara itu, sebelumnya Fahri Hamzah memberikan apresiasi kepada Sandiaga Uno lantaran dianggap transparan soal dana kampanye.
Hal itu ia ungkapkan melalui laman Instagramnya, pada Senin (13/8/2018).
Fahri Hamzah menyebut jika jangan sampai muncul dana-dana 'hantu'.