TRIBUNWOW.COM - Ruben Onsu meminta maaf secara langsung lewat akun instagramnya, setelah salah satu oknum karyawan Geprek Bensu Lampung memukuli satu pengemudi ojek online (ojol).
Diduga, kekerasan yang terjadi antara oknum karyawan Geprek Bensu dengan penemudi Gojek hanya dikarenakan saling tatap.
Pengemudi Gojek yang diketahui bernama Luthfiani itu awalnya hanya beradu tatap saat menunggu pesanan.
Namun, tiba-tiba saja karyawan Geprek Bensu melotot dan marah.
• Sebelum Tes Kesehatan, Jokowi dan Maruf Amin Kompak Berpuasa
Saat Luthfiani pun bingung dan bertanya ada apa, dirinya malah mendapat pukulan di bagian matanya.
Tak hanya itu, dikabarkan karyawan Geprek Bensu itu memanggil teman-temannya untuk mengeroyok pengemudi ojol.
Menurut berita yang beredar di media sosial, driver ojol tersebut dilarikan di rumah sakit karena tak sadarkan diri setelah dipukuli.
Lalu diketahui, ratusan pengemudi ojol menggeruduk rumah makan milik artis Ruben Onsu di Lampung sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (10/8/2018).
Mereka tidak terima seorang rekan mereka dianiaya oleh seseorang, yang diduga karyawan rumah makan tersebut.
• Kiper Timnas U 16 Indonesia Bersyukur Indonesia Juara Piala AFF
Karena insiden tersebut, Ruben Onsu pun memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara langsung mengenai penganiayaan yang dilakukan karyawannya.
Ruben juga bertindak tegas dengan memecat karyawannya yang diduga menjadi pelaku pemukulan.
Hal tersebut disampaikannya lewat unggahan Instagram, Sabtu (12/8/2018).
"Sebelum nya saya memohon maaf yg sebesar2 nya dan sangat amat menyesal kan kejadian ini terjadi, pulang Live KDI tadi malam saya sudah tidak buka instagram lagi dan saya baru tahu pagi ini .
Terkait dengan peristiwa pegawai geprek bensu lampung yg melakukan pemukulan pada tukang gojek bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi sebagai berikut :
1. Pertama tama kami mengutuk setiap perbuatan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh “oknum” yg bekerja di @geprek_bensu_lampung , karena kami membenci tindakan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh siapapun.