TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi membuat analisa terkait hubungan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dalam kicauan Twitternya, @TeddyGusnaidi menyampaikan bahwa pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait 'cawapres' adalah sindiran bagi PKS yang menurut Teddy masih 'ngotot' posisi cawapres Prabowo dari kubu mereka.
"Statement @SBYudhoyono soal Cawapres kelihatannya menyindir PKS yang masih ngotot cawapres dari mereka.
Mungkin itulah kenapa SBY tidak mengundang PKS bertemu seperti dengan Gerindra dan PAN.
Apakah SBY mau singkirkan PKS dari barisan Prabowo? @PKSejahtera @msi_sohibuliman," kicau Teddy, Kamis (26/7/2018).
• Romahurmuziy: Jika Hari-hari Ini SBY Berubah, Itu Tidak Diharamkan, Politik Itu Dinamis
Dalam tweet selanjutnya, Teddy mengatakan jika PKS merupakan kompetitor Demokrat dalam mendapatkan posisi cawapres.
"PKS mewanti-wanti Gerindra ketika Gerindra akan bertemu dengan Demokrat.
Analisis gue, bagi Demokrat, PKS adalah batu sandungan yg bisa merusak ruang gerak mereka mendapatkan posisi Cawapres ketika mereka TERPAKSA harus berkoalisi dengan Gerindra.
PKS adalah kompetitor Demokrat," ungkap Teddy.
Hingga kini belum ada tanggapan dari pihak Demokrat, PKS maupun Gerindra terkait pernyataan Teddy.
• Sudjiwo Tedjo: Soal Fasilitas Plus-plus di Penjara, yang Aneh adalah Kita Semua
Tak ada pembahasan cawapres
Diketahui sebelumnya dari Kompas.com, usai bertemu dengan Prabowo, SBY mengatakan jika pembahasan soal cawapres tidak dilakukan.
SBY pun mengungkapkan bahwa cawapres bukan harga mati bagi Demokrat.
"Saya keluarkan statement, bagi Demokrat cawapres bukan harga mati, yang penting pasangan capres dan cawapres paling tepat dan paling baik dalam lima tahun ke depan, bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik," ujar SBY dalam jumpa pers usai pertemuan di kediamannya, Selasa (24/7/2018).
SBY mengungkapkan sebuah hal yang logis jika setiap parpol ingin agar salah satu kadernya menjadi capres atau cawapres.