Pilpres 2019

TGB Minta Bertemu SBY, Ferdinand Hutahaean: Segera Kirim Saja Pengunduran Dirinya dari Demokrat

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ferdinand Hutahaean dan TGB

TRIBUNWOW.COM - Kadiv Humas Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan komentar terkait sikapGubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi.

Komentar tersebut diberikan Ferdinand melalui akun Twitter miliknya, @LawanPolitikJKW, Jumat (20/7/2018).

Ferdinand menanyakan apakah TGB masih mencari panggung setelah banyak diberitakan oleh media massa beberapa waktu ini.

Politikus Demokrat ini berharap TGB segera mengirim pernyataan pengunduran dirinya.

Zara Zettira Sebut Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Kebal Dibully

"Ini orang kenapa sih? Masih nyari panggung pak? Masih kurang panggungnya disediakan media?

Saya harap TGB segera kirim saja pengunduran dirinya dari Demokrat supaya manuver politiknya lebih leluasa," tulis Ferdinand.

Dalam kicauan tersebut, Ferdinand juga mentautkan berita yang mengatakan TGB ingin bertemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Komisi Antisuap Jepang Datangi KPK Adukan Pungli yang Dilakukan oleh Pejabat Indonesia

Tweet Ferdinand (Capture Twitter)

Diberitakan sebelumnya dari Kompas.com, TGB mengaku dirinya telah meminta waktu untuk bertemu Ketua Umum Partai Demokrat, SBY untuk membicarakan terkait pemilu presiden 2019.

TGB mengaku ingin menyampaikan pandangan pribadinya soal kepemimpinan Joko Widodo.

Ia ingin agar Jokowi kembali memimpin periode kedua.

Hal itu disampaikan TGB dalam wawancara dengan Kompas TV.

Namun, kata TGB, hingga saat ini keinginannya tersebut belum dapat terealisasi.

"Mungkin beliau (SBY) terlalu sibuk. Belum sempat menerima saya," ujar TGB.

Sindir Ali Mochtar Ngabalin, Ratna Sarumpaet: Jadi Komisaris BUMN Ternyata Tak Butuh Apa-apa

TGB hingga saat ini masih menjabat anggota Majelis Tinggi Demokrat.

Sebelum menyampaikan dukungannya terhadap Jokowi ke publik, TGB mengaku belum sempat berbicara ke internal Demokrat.

Halaman
12