TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi, angkat bicara mengenai posisi Partai Demokrat, PKB dan PAN menjelang Pilpres 2019.
Menurut Teddy, sebagaimana dilansir dari Twitternya @TeddyGusnaidi, Jumat (13/7/2018), Demokrat, PKB dan PAN tidak memiliki keberanian untuk keluar dari barisan Joko Widodo (Jokowi).
"Ada yang masih bertanya ke saya soal manuver Demokrat, PKB dan PAN, mereka sepertinya tidak akan bergabung dengan barisan pendukung Jokowi."
"Saya jawab, sudahlah, mereka bertiga gak perlu dipikirin, gak ada nyali mereka untuk keluar dari barisan Jokowi. Itu pasti," kicau Teddy.
• Sidang MT Demokrat, SBY Ingin Kadernya Jadi Cawapres dan 5 Kontrak Politik yang Harus Ditandatangani
Teddy menilai, ketiga partai tersebut tidak seberani PKS dan Gerindra yang secara terang-terangan tidak mendukung Jokowi.
Demokrat, PKB dan PAN disebut oleh Teddy sedang mencari perhatian kepada Jokowi.
Terkait dengan kemungkinan munculnya poros ketiga, Teddy Gusnaidi menilai hal tersebut tak akan terjadi.
Pasalnya, menurut Teddy, sampai kini dari pihak Demokrat, PKB dan PAN belum ada yang deklarasi mengusung Capres-Cawapres sendiri.
• Oknum Polisi Lakukan Kekerasan, Hotman Paris: Seorang AKBP Tindakannya Sangat Kelewatan
Di akhir Tweet-nya, Teddy menantang Demokrat, PKB dan PAN untuk menyatakan sikapnya terkait Pilpres 2019.
Berikut ini Tweet lengkap Teddy Gusnaidi.
1. Ada yang masih bertanya ke saya soal manuver Demokrat, PKB dan PAN, mereka sepertinya tidak akan bergabung dengan barisan pendukung Jokowi.
Saya jawab, sudahlah, mereka bertiga gak perlu dipikirin, gak ada nyali mereka untuk keluar dari barisan Jokowi. Itu pasti.
• Gerindra Angkat Bicara soal Tudingan Pelanggaran HAM di Masa Lalu yang Ditujukan kepada Prabowo
2. Coba saja tantang, apakah mereka seberani PKS atau Gerindra yang terang-terangan menyatakan tidak akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019?
Coba wartawan tanya ke Demokrat, PKB dan PAN begitu, yang ada bakal planga-plongo.
Gak akan bernyali sama sekali mereka menyatakan itu