TRIBUNWOW.COM - Sabir, penumpang selamat dari insiden kandasnya KM Lestari Maju di Kepulauan Selayar, memberikan kesaksiannya atas peristiwa nahas tersebut.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui telewicara dalam siaran TV yang ditayangkan akun YouTube MetroTV News pada Rabu (4/7/2018).
Sabir menceritakan saat itu air memasuki kapal sehingga membuat kapal oleng.
Terlebih cuaca sedang hujan dan angin yang berhembus cukup kuat.
Setelah ada tanda-tanda kapal akan kandas, awal kapal dan nakhoda memberikan instruksi evakuasi di pulau terdekat dan membagikan pelampung kepada semua penumpang.
• Jubir PSI Tantang Prabowo Keluarkan Data atau Minta Maaf secara Jantan
"Pada saat oleng ke kiri kapal ini, nakhoda mengatakan akan di bawa ke pulau terdekat agar tidak memakan banyak korban," ungkapnya.
"Awak kapal dan nakhoda itu bagus, dia mengarahkan kami para penumpang untuk tetap jaga diri, dan jangan panik, itu yang terus digaungkan," sambung Sabir.
Sabir mengaku saat kejadian, ia memilih tetap bertahan di kapal dan memberikan dukungan kepada para penumpang yang lain agar tetap tenang dan tidak panik.
"Saya tetap bertahan di kapal sambil memberikan arahan teman-taman supaya lebih sabar bisa kontrol diri, menjaga emosi, jangan panik. Tetap istighfar, insya Allah kita semua selamat," imbuhnya.
Jadi itu semua yang saya gaungkan ke semua teman-teman sampai ada tim evakuasi.
• Pemerintah Resmi Perpanjang Izin Usaha Freeport 1 Bulan, Berikut Alasannya
Saat itu, ia melihat semua penumpang di dek atas memakai pelampung, namun ia tak mengetahui kondisi penumpang di dek bawah.
"Yang ada di dek atas, di dek dua, alhamdulillah dapat (pelampung) semua, meski berebutan alhamdulillah dapat semua.
Yang di bawah, di daerah mobil dan sekitarnya saya tidak sempat mengontrol. Tapi, yang meninggal tidak menggunakan pelampung," ujarnya.
Menurut pengamatan Sabir, korban meninggal ada yang tidak memakai pelampung.
Ia pun sempat melihat orang-orang yang panik langsung memilih loncat dari kapal.