TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memberikan komentarnya terkait para pendukung presiden.
Komentar itu disampaikan Fahri Hamzah melalui akun Twitter-nya, @fahrihamzah, Kamis (5/7/2018).
Menurut Fahri, pendukung presiden banyak yang ekstrimis, radikal dan fundamentalis.
"Pendukung presiden banyak yang ekstremis, radikal dan fundamentalis.," tulis Fahri.
Namun, Fahri tidak menyebutkan Presiden apa yang dia maksudkan dalamm tweet nya itu.
• Terjadi Ledakan di Pasuruan, Seorang Pria Mengaku Bawa Tas Berisi Bom hingga Warga Panik
Membalas tweet Fahri, politikus PKPI, Teddy Gusnaidi menjawab dengan menanyakan apakah presiden yang dimaksud itu adalah presiden dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Maksudnya Presiden PKS gitu??
@Fahrihamzah @PKSejahtera @msi_sohibuliman @MardaniAliSera," jawab Teddy melalui akun Twitter @TeddyGusnaidi.
Sementara itu, setelah menuliskan tweet mengenai presiden yang ekstrimis, radikalis, dan fundamentalis, Fahri juga menuliskan kicauan soal kaum ekstrimis dan radikal tersebut.
Fahri menyebut, kaum ekstrimis dan radikal itu mengklaim Pancasila milik mereka.
Berikut ini kicauan Fahri Hamzah mengenai kaum ekstrimis, radikalis serta fundamentalis yang dirangkum TribunWow.com.
• Pemerintah Resmi Perpanjang Izin Usaha Freeport 1 Bulan, Berikut Alasannya
"Pertama, kaum ekstremis dan radikal ini mengklaim Pancasila punya mereka. “Saya Pancasila kamu anti Pancasila”. Demikianlah jargonnya.
Dibuat kaum fundamentalis untuk menyerang anak bangsa. Korbannya banyak, termasuk ulama pengkaji Pancasila dan dosen Pancasila."
"Narasi ideologis dibuat oleh kaum radikal fundamentalis ini dibuat hanya untuk satu kepentingan; memudahkan untuk melumpuhkan lawan.
Siapa yang mencoba melakukan kritik akan diserang dengan label anti ideologi negara. Demikiankah operasinya.
Maka yang banyak kena adalah kelompok yang sejak lahirnya Republik ini menjadi elemen kritis dalam negara. Ulama, ormas, kampus, media, partai Islam, dll.