Pilpres 2019

Tanggapan PPP, Demokrat, Golkar, PKB, PKS dan Gerindra soal Wacana Pencapresan Amien Rais

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Amien Rais berpidato di depan peserta unjuk rasa terkait kasus Rohingya.

TRIBUNWOW.COM - Wacana pencapresan Amien Rais meramaikan panggung demokrasi Indonesia.

Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan serius mengajukan Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais maju menjadi calon presiden 2019.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi kepada Tribunnews.com, Minggu (10/6/2018).

"PAN serius mencalonkan pak Amien Rais running for President 2019," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.

Ramai Tol Jokowi, Zara Zettira Unggah Data Jalan Tol dari Tahun 1978 hingga 2014

Alasannya kata elite PAN ini, Amien memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta NKRI dan cinta rakyat Indonesia

Selain juga Amien memiliki konsep dan kapasitas leadership dalam memimpin perjuangan bangsa Indonesia menuju pada cita-cita Nasional sesuai berdirinya Negara Republik Indonesia.

Terakhir Amien masih memiliki fisik kuat dan stamina prima dalam beraktivitas sesuai tuntutan kerja.

"Usia tidak menghalangi dalam menjalankan tugas pokok pekerjaan," jelasnya.

Wacana pencapresan Amien Rais sontak mendapat banyak tanggapan dari para tokoh politik dari lintas parpol.

Sambut Mudik 2018, Presiden Jokowi Unggah Video di Dalam Bus

1. PPP: Coattail effect

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan ada dua kemungkinan mengenai wacana pencapresan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Wacana tersebut bisa saja serius atau hanya untuk menaikan elektabilitas partai.

PPP sendiri kata Arsul menilai wacana pencapresan Amien bukan sesuatu yang serius, melainkan hanya untuk meningkatkan elektabilitas PAN melalui efek ekor jas (coattail effect).

"Tapi buat saya, cenderung melihatnya dalam konteks makna kedua. Yakni Amien Rais sedang menerapkan teori "coattail effect" atau "efek ekor jas" seperti yang dijelaskan dalam disiplin ilmu politik bahwa pencalonan tokoh partai pada jabatan presiden atau Wapres akan memberikan dampak elektoral yang positif kepada partainya," ujar Arsul saat dihubungi, Senin, (11/6/2018).

Menurut Arsul, Amien sedang mencoba peruntungan wacana pencapresannya dapat menaikan keterpilihan PAN dalam Pemilu legislatif 2019. Mencoba peruntungan seperti yang didapatkan ‎PDIP yang mengusung Joko Widodo (Jokowi), Gerindra yang mendorong Prabowo Subianto, dan Demokrat saat mengusung Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2009 lalu.

Halaman
1234